Yulianti, Lysa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN BERBASIS KEBUTUHAN MASYARAKAT DAN SPASIAL UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN PADA KELURAHAN PARINGIN KOTA KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN Yulianti, Lysa; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Perencanaan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat Dan Spasial Untuk Perencanaan Pembangunan Yang Berkelanjutan Pada Kelurahan Paringin Kota Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil secara purposive sampling yang berjumlah 13 orang. Manajemen Perencanaan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat dan Spasial untuk Pembangunan yang Berkelanjutan Pada Kelurahan Paringin Kota Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan cukup baik dilihat dari: Pertama, Perencanaan, Tujuan cukup baik, Anggaran memadai karena dalam perencanaan anggaran telah dilakukan Konsltasi dan koordinasi. Kedua, Pengorganisasian, Pembentukan Tim sudah baik dan Pembagian kerja sudah baik Ketiga, Pengarahan, pengarahan perencanaan sudah cukup baik, karena sudah ada koordinasi antar dengan bidang/lembaga, pelaksanaan kegiatan tim sudah cukup baik dengan sistem pengumpulan usulan dilakukan berjenjang. Keempat, Pengkoordinasian, koordinasi kegiatan cukup baik dengan melakukan musyawarah rutin dan kerjasama cukup baik. Kelima, Pengawasan, monitoring cukup baik. Evaluasi cukup baik terhadap progres pembangunan. Faktor pendukung : adanya dukungan adopsi/replikasi tentang Manajemen perencanaan pembangunan. Faktor penghambat yaitu keterbatasan SDM dan tidak berkoordinasinya Pihak ketiga pelaksana Kegiatan Pembanguna.