Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kualitas BTQ Anak TPA Nurul Mustofa Desa Jeruk Kecamatan Kartoharjo Dengan Media Iqra' Klasikal Rifa’i, Arif Ma’mun; Lutfi'ah, Zahrotu; Rifa'i, Ahmad Iqbal; Faatin, Amanah Aqil Fitria; Agustina, Amanda Liya; Achmad, Bagas Aditya; Zuhri, Bagus Fithor Fajruz; Ar Rojabi, Ibnu Mukhlas; Yasin, Muhamad Nur; Setyawati, Oktavia Arum; Akbar, Raihan Febriano; Ratri, Sekar Ayu Diaining; Fauziah, Shifa; Ni'mati, Zakiyah Alvin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2888

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) berperan penting dalam menanamkan kemampuan dasar baca tulis Al-Qur’an (BTQ) kepada anak-anak sejak usia dini. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai kendala, seperti kesulitan anak dalam mengenal huruf hijaiyah, memahami tajwid, dan kurangnya efektivitas metode pembelajaran yang digunakan. Kegiatan Praktik Pemberdayaan Masyarakat(PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran BTQ di TPA Nurul Mustofa, Desa Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan melalui penerapan metode Iqra’ Klasikal. Metode ini menawarkan pendekatan klasikal yang interaktif dengan menggunakan media visual berupa Iqra’ jumbo, memungkinkan guru membacakan materi secara lantang yang kemudian diikuti bersama oleh seluruh santri. Praktik pemberdayaan masyarakat ini dilakukan melalui tahapan observasi, perumusan program, pelaksanaan kegiatan edukatif, hingga evaluasi hasil. Berdasarkan hasil implementasi, terjadi peningkatan signifikan dalam kelancaran membaca Al-Qur’an, partisipasi aktif santri, serta efisiensi waktu pembelajaran. Guru juga dapat memantau perkembangan santri secara sistematis dan memberikan bimbingan yang lebih menyeluruh. Pembelajaran klasikal terbukti lebih sesuai dengan karakteristik anak usia TPA yang cenderung memiliki konsentrasi singkat, karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, menyenangkan, dan kolaboratif. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Iqra’ Klasikal dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran BTQ, dan layak diadopsi oleh TPA lain untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an secara efektif dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan metode pendidikan keagamaan berbasis karakter anak.
Management of OSN Extracurricular Activities in Enhancing Students’ Academic Achievement at Schools YASIN, MUHAMAD NUR; Khoirul Rahmadani; Rosyta Sofiyatun Munawaroh; Kusnul Khotimah; Saveena Meira Iskandar; Desyka Rizky Irmaningtyas
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1602

Abstract

This study aims to analyze the management of the National Science Olympiad (OSN) extracurricular program in improving students’ academic achievement at SMAN 1 Jogorogo. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving the school principal, OSN program coordinator, OSN coaches, and participating students. The findings reveal that the management of the OSN extracurricular program is implemented systematically through the stages of planning, organizing, implementation, and evaluation. The transformation of OSN into a continuous extracurricular activity provides wider opportunities for students to receive long-term and structured coaching, which enhances their academic preparedness. Regular and intensive training strengthens students’ analytical skills, self-regulation, and achievement motivation. Nevertheless, several challenges remain, including unequal student interest across subject areas, limited facilities, and increasingly intense competition from other schools. Overall, the study concludes that effective management of the OSN extracurricular program contributes significantly to improving students’ academic achievement and offers a relevant model for the development of competition-based extracurricular programs in secondary schools