Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Komposter Skala Rumah Tangga bagi Anggota Masyarakat Aisyiyah di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Yusuf, Andi Rumpang; Akrim, Djusdil; Muliyani, Savitri Prasandi; Cangara, Satriawati; Yuniarto, Eka; Irfan, Achmad; Cangara, Iin Fitrianty Suaib
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i1.76584

Abstract

Abstrak. Permasalahan penumpukan sampah di Kota Makassar, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, menjadi isu lingkungan yang mendesak akibat pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Sampah rumah tangga, terutama sampah organik, mendominasi komposisi limbah dan menimbulkan berbagai dampak negatif seperti bau tidak sedap, pencemaran lingkungan, dan penurunan kualitas hidup masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui penerapan komposter skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui pelatihan pembuatan dan penggunaan komposter sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi tiga tahapan utama: (1) penyuluhan mengenai pengelolaan sampah dan konsep dasar komposter, (2) demonstrasi pembuatan komposter menggunakan ember cat bekas, dan (3) praktik langsung oleh peserta dalam membuat dan mengisi komposter. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan peserta, yang ditunjukkan melalui keberhasilan peserta membuat komposter secara mandiri dan memahami proses pengomposan dengan baik. Selain itu, peserta juga termotivasi untuk menerapkan teknik pengelolaan sampah organik di rumah masing-masing. Penerapan komposter berpotensi mengurangi volume sampah rumah tangga yang dibuang ke TPA, mengurangi pencemaran lingkungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan kompos sebagai pupuk tanaman. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kata Kunci: komposter, pengelolaan, sampah organik, rumah tangga
Analisis Spasial Rute Pengangkut Sampah Terhadap ISPU PM10 dan Efisiensi Waktu Tempuh Cangara, Iin Fitrianty Suaib; Nur, Achmad Irfan; Maghfirah, Alifah Dhiya; Suwahyo, Chaidir
Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi, Januari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jptsk.v4i1.8194

Abstract

This study aims to analyze the performance of solid waste transportation routes to the Bantargebang Integrated Waste Treatment Facility (TPST Bantargebang) in Bekasi City by focusing on two main indicators, namely travel time efficiency and environmental impact measured by the Air Pollution Standard Index (PM10). The research method integrates Geographic Information System (GIS)-based modeling, route simulation, and comparative analysis between the existing route and three alternative routes (Route A, Route B, and Route C). Travel data were examined to identify traffic load patterns, travel duration, and the potential reduction of PM10 concentrations along each corridor. The results indicate that the existing route demonstrates superior travel time efficiency but is associated with the highest PM10 levels. Routes A and C show improvements in air quality through reduced PM10 concentrations; however, these improvements are accompanied by significantly longer travel times. Among all alternatives, Route B is identified as the most optimal option, as it achieves a substantial reduction in PM10 levels while maintaining travel time efficiency comparable to the existing route. These findings highlight the trade-off between operational efficiency and environmental sustainability and demonstrate that spatial-based route optimization can serve as an effective strategy to enhance the performance of urban waste transportation systems while mitigating air pollution impacts.