Zulmi, Achmadan Nizarul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinasi Pendidikan Pasca Nikah dalam Meningkatkan Resolusi Konflik dan Ketahanan Keluarga Zulmi, Achmadan Nizarul; Fauziah, Puji Yanti
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.84630

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) pengaruh tingkat pemahaman pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik, (2) pengaruh penerapan pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik, dan (3) pengaruh tingkat pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik alumni Klinik Nikah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model survei. Populasi sejumlah 180 dengan jumlah sampel penelitian sejumlah 124 alumni Klinik Nikah Indonesia di Indonesia. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dengan tujuan sampel lebih terukur dan terarah. divalidasi menggunakan validitas isi dan konstruk, serta reliabilitas diukur dengan Cronbach’s Alpha. Analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemahaman pendidikan pasca nikah berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik (t hitung = 2.686, signifikansi 0,008; koefisien regresi = 0,246); (2) penerapan pendidikan pasca nikah berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik (t hitung = 4.038, signifikansi 0,000; koefisien regresi = 0,369); (3) pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah secara simultan berpengaruh terhadap resolusi konflik (F hitung = 25.557, signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil analisis, pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah secara parsial maupun simultan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah, maka kemampuan pasangan dalam menyelesaikan konflik juga semakin meningkat