Pengabdian ini membahas penerapan metode eksperimen sederhana menggunakan telur dan air garam sebagai media pembelajaran Sain Dasar di SDN Buah Gede 1. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman konsep massa jenis dan gaya apung pada siswa melalui pengalaman langsung. Metode penilitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas IV. Proses pembelajaran dilakukan dengan langkah-langkah eksperimen sederhana:menyiapkan air tawar, menambahkan garam, serta mengamati perubahan posisi telur dalam larutan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan hasil penelitian menunujukkan bahwa metode eksperimen ini mampu menarik minat siswa, meningkatkan parsitipasi aktif, dan membuat konsep yang bersifat abstrak menjadi lebih mudah dipahami. Selain itu, pembelajaran berbasis eksperimen sederhana ini juga melatih keterampilan berpikir kritis dan rasa ingin tahu siswa. Dengan demikian, penggunaan eksperimen telur dan air garam dapat menjadi alternatif media pembelajaran sains yang efektif, murah, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar menuntut keterlibatan aktif peserta didik agar konsep-konsep sains dapat dipahami secara bermakna. Namun, pembelajaran IPAS di kelas IV masih sering dilaksanakan secara konvensional dan berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan memahami konsep abstrak, khususnya materi tentang benda mengapung, melayang, dan tenggelam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam penerapan metode eksperimen telur dan air garam sebagai media pembelajaran sains dasar IPAS kelas IV serta menganalisis dampaknya terhadap keaktifan dan pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen telur dan air garam mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, mempermudah pemahaman konsep massa jenis dan daya apung, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan. Metode ini dinilai efektif dan relevan diterapkan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.