Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PELESTARIAN BUDAYA SAMIN SEBAGAI DAYA DUKUNG GEOPARK MELALUI EDUKASI PRODUK LOKAL, REVITALISASI BALAI BUDAYA DAN PENUNJUK ARAH WISATA Mayasari, Chindy Eka; Aprillia, Nilla; Ardyani, Ryzki Novica
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) 16 dilaksanakan di Kampung Samin, Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, dengan fokus pada pelestarian budaya Samin sebagai daya dukung geopark. Tujuan utama pengabdian ini adalah memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan akses informasi bagi masyarakat dan pengunjung melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan tokoh masyarakat Samin, pemerintah desa, dan warga setempat dalam setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan. Program yang direalisasikan meliputi pembuatan leaflet berisi ajaran Samin dan filosofi batik Obor Sewu, pemasangan plang penunjuk arah menuju Kampung Samin, serta revitalisasi Balai Budaya Masyarakat Samin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kolektif terhadap pelestarian budaya, keterlibatan generasi muda dalam aktivitas budaya, serta penguatan peran tokoh lokal sebagai penggerak komunitas. Pengabdian ini membuktikan bahwa integrasi budaya lokal dalam konsep geopark mampu mendorong pariwisata berbasis komunitas dan menciptakan transformasi sosial berkelanjutan.
Business Development Strategy for Istana Kelapa Bojonegoro Distributor Mayasari, Chindy Eka; Ningsih, Fina Sulistiya; Darsan
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 6 No. 1 (2026): January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v6i1.3397

Abstract

Abstract This study aims to analyze the marketing strategies of Istana Kelapa Bojonegoro Distributor using SWOT analysis, Internal Factor Evaluation (IFE) Matrix, External Factor Evaluation (EFE) Matrix, and Internal-External (IE) Matrix. The research method used is a mixed method with data collection through observation, interviews, and questionnaires to 13 respondents, consisting of 4 internal respondents and 9 external respondents. The results of the study show an IFE score of 3.031 and an EFE score of 3.072, which places Istana Kelapa Bojonegoro Distributor in the grow and build position in the IE matrix. This means that the company has good internal and external strengths to be developed. Based on the SWOT analysis results, four main strategies were formulated, namely: (1) establishing branch warehouses around major customers, (2) conducting promotions and a pre-order system for new customers, (3) establishing contractual cooperation with farmers, (4) providing sorting training to workers. The implementation of these strategies is expected to increase distribution effectiveness, expand the market, and strengthen the competitiveness of Distributor Istana Kelapa Bojonegoro in the coconut marketing sector. Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis strategi pemasaran pada Dsitributor Istana Kelapa Bojonegoro dengan menggunakan pedekatan analisis SWOT, Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), Matriks External Factor Evaluation (EFE), dan Matriks Internal-Eksternal (IE). Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mix method) dengan pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 13 responden, terdiri dari 4 responden internal dan 9 responden eksternal. Hasil penelitian menunjukan nilai skor IFE sebesar 3,031 dan skor EFE sebesar 3,072, yang menempatkan Distributor Istana Kelapa Bojonegoro pada posisi grow and build dalam matriks IE. Hal ini berarti perusahaan memiliki kekuatan internal dan eksternal yang baik untuk dikembangkan. Berdasarkan hasil analisis SWOT, dirumuskan empat strategi utama yaitu: (1) mendirikan gudang cabang di sekitar pelanggan utama, (2) melakukan promosi dan sistem pemesanan awal (pre-order) bagi pelanggan baru, (3) menjalin kerja sama kontrak dengan petani, (4) memberikan pelatihan sortasi kepada tenaga kerja. Penerapatan strategu tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas distribusi, memperluas pasar, serta memperkuat daya saing Distributor Istana Kelapa Bojonegoro di sektor pemasaran kelapa.