Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kesiapan Praktik Kerja Lapangan Siswa SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung Pasca Implementasi Kurikulum Merdeka Wijayati, Winna; Yoto, Yoto
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan siswa SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung dalam melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pasca implementasi Kurikulum Merdeka. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu kesiapan akademik, keterampilan teknis, serta mental dan sikap kerja siswa, dengan melibatkan guru produktif dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) sebagai sumber informasi pendukung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan akademik siswa berada pada kategori cukup hingga baik, ditandai dengan penguasaan teori yang relatif memadai meskipun masih terdapat kesenjangan dengan standar industri. Kesiapan keterampilan siswa meningkat signifikan melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek dan teaching factory, meskipun masih diperlukan penguatan dalam aspek efisiensi kerja dan kesadaran keselamatan kerja. Sementara itu, kesiapan mental dan sikap kerja menunjukkan variasi, dengan sebagian siswa sudah percaya diri dan disiplin, namun sebagian lainnya masih memerlukan pembinaan soft skills seperti komunikasi, kerjasama, dan adaptasi budaya kerja industri. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PKL pada siswa kelas XII lebih tepat dilaksanakan karena siswa telah lebih matang secara akademik dan keterampilan. Implikasi praktis dari temuan ini mendorong sekolah untuk memperkuat strategi pembekalan PKL, meningkatkan fasilitas praktik, dan memperluas kolaborasi dengan industri, sehingga pendidikan vokasi lebih relevan dengan tuntutan dunia kerja.
URGENSI E-MODUL KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERBAHASA KOREA BAGI CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI LPK BAHASA KOREA HANA HAGWON TULUNGAGUNG Wijayati, Winna
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, migrasi tenaga kerja Indonesia ke Korea Selatan terus meningkat. Hal ini diikuti pula dengan tantangan besar terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) akibat kendala bahasa dan perbedaan budaya kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengembangan e-modul K3 berbahasa Korea yang komprehensif bagi calon pekerja migran Indonesia di LPK Bahasa Korea Hana Hagwon Tulungagung. Melalui studi kasus dan analisis kebutuhan, penelitian ini mengidentifikasi kurangnya materi K3 berbahasa Korea yang spesifik dan relevan dengan konteks pekerjaan di Korea Selatan. Pengembangan e-modul yang interaktif dan fleksibel dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan pemahaman K3 dan mengurangi risiko kecelakaan kerja. Harapannya, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi LPK dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pelatihan pra-keberangkatan.
Pengembangan Modul IPAS Berbasis Proyek sebagai Media Pembelajaran Kontekstual pada Materi Energi dan Perubahannya di SMK Triyasa, Subuh; Jannati, Wihardana; Wijayati, Winna
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul Proyek IPAS berbasis Project Based Learning (PjBL) sebagai media pembelajaran kontekstual untuk materi energi dan perubahannya di SMK. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan bahan ajar yang mampu mengaitkan konsep ilmiah dengan kehidupan nyata serta meningkatkan keterlibatan aktif dan kreativitas peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari tahapan: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Modul yang dikembangkan mengintegrasikan aktivitas proyek yang menuntut peserta didik untuk mengidentifikasi permasalahan energi di sekitar mereka dan merancang solusi sederhana berbasis teknologi tepat guna. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa modul termasuk dalam kategori sangat layak selama uji coba terbatas. Penelitian ini memperkuat temuan dari berbagai studi sebelumnya bahwa pendekatan berbasis proyek dalam pembelajaran Proyek IPAS dapat meningkatkan pemahaman konseptual dan menumbuhkan kesadaran kontekstual terhadap isu energi. Dengan demikian, modul ini dapat menjadi alternatif media ajar inovatif yang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka dan kebutuhan pendidikan abad ke-21 di SMK.
Integration of STEAM Chemistry Learning Based on Local Wisdom to Strengthen Students’ Vocational Skills and Science Literacy: A Systematic Literature Review (2020–2025) Wijayati, Winna; Widiyanti, Widiyanti; Yoto, Yoto
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 7 No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v7i1.2724

Abstract

This Systematic Literature Review (SLR) study aims to analyze the trends, models, and effects of STEAM Chemistry Learning Based on Local Wisdom in strengthening students’ vocational skills and science literacy during the period 2020–2025. A total of 13 articles that met the inclusion criteria were reviewed from the Google Scholar database using the PRISMA 2020 Statement guidelines. The results of the review indicate an increasing trend toward interdisciplinary approaches that integrate science, technology, engineering, arts, and mathematics with cultural contexts and local community life. The most dominant models applied were Project-Based STEAM Learning (PjBL-STEAM) and Problem-Based Local Wisdom STEAM (PBLW-STEAM), which were shown to be effective in developing students’ creativity, collaboration, and problem-solving abilities. The integration of local wisdom not only made chemistry learning more contextual but also strengthened vocational competencies through practical and sustainable application