Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontestasi Media Digital: Analisis Tagar #BubarkanMUI versus #DukungMUI Arif, Moch. Choirul; Ariza Qurrata A’yun
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 13 No. 01 (2023): June
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2023.13.01.24-49

Abstract

The study aims to explain the role of the hashtags #BubarkanMUI and #DukungMUI in getting support for digital opinion, and the comparison of the hashtags #BubarkanMUI. The results have revealed, first, the importance of hashtags in the digital opinion movement (DMO). This success is based on the narration of tweets that are uploaded more emotionally. Second, the digital opinion movement carried out by the hashtags #bubarkanMUI and #supportMUI is a movement that occurs spontaneously, unorganized, homogeneous, and has many actors involved within the movement. Third, the hashtags #bubarkanMUI and #dukungMUI generally use the same pattern: (a) in terms of thematic aspects, although some posted tweets do not describe the two hashtags, (b) schematic aspects or sentence structure, tweets posted on both hastags unwell- structured, (c) the meanings of the posted tweets show the side of disappointment (#bubarkan MUI) and a defense of the existence of MUI (#dukungMUI ), so the impression of the two hashtags is contesting to win public opinion.
STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL BNN SURABAYA DI TIKTOK DALAM MEMBENTUK PERSEPSI REMAJA TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA. Lukman Aditya Maulana; Ariza Qurrata A’yun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9wf77r35

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran media sosial khususnya TikTok dalam membentuk persepsi remaja mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan fokus pada akun TikTok yang dikelola oleh BNN Kota Surabaya. Dengan menggunakan metode systematic literature review yang dilengkapi dengan data wawancara dari tiga informan remaja, penelitian ini menganalisis bagaimana strategi komunikasi digital memengaruhi kesadaran dan sikap remaja terhadap risiko terkait narkoba. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengaruh teman sebaya, kondisi psikologis, keterlibatan keluarga, serta karakteristik konten media sosial yang mereka konsumsi. TikTok berfungsi sebagai sumber informasi alternatif sekaligus media agenda-setting, di mana video pendek kreatif, testimoni, dan kampanye partisipatif secara efektif menyebarkan pesan anti-narkoba. Studi ini menemukan bahwa konten TikTok BNN Surabaya umumnya diterima dengan baik, meskipun remaja mengharapkan kualitas visual yang lebih baik, alur cerita yang lebih konsisten, serta format yang lebih interaktif. Hasil penelitian ini menegaskan relevansi Teori Agenda Setting, yang menunjukkan bahwa paparan berkelanjutan terhadap konten anti-narkoba di TikTok meningkatkan persepsi remaja mengenai pentingnya isu terkait narkoba. Secara keseluruhan, TikTok merupakan platform strategis untuk upaya komunikasi publik dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.