Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tanggung Jawab Perdata Rumah Sakit Terhadap Pasien Jiwa yang Melukai Diri atau Orang Lain Saat Dirawat Patriajaya, Bianda Adeti; Rifani, Muhammad; Sukmajaya, Lusiana Pratiwi; Prayuti, Yuyut
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 6 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i6.5557

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi layanan kesehatan memikul tanggung jawab hukum dan moral dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa, khususnya ketika pasien menunjukkan perilaku yang membahayakan diri sendiri atau orang lain selama masa perawatan. Pada praktiknya, situasi tersebut kerap menimbulkan gugatan dari keluarga atau masyarakat yang menilai telah terjadi kelalaian pengawasan. Pendekatan yuridis normatif serta analisis terhadap putusan pengadilan dan regulasi yang berlaku bahwa tanggung jawab perdata rumah sakit dapat dikaji melalui dua aspek utama, yakni wanprestasi dan perbuatan melawan hukum. Tanggung jawab ini mencakup kewajiban administratif, tindakan medis, serta penerapan standar operasional prosedur, termasuk asesmen risiko, rawat paksa, dan penanganan pasien agresif. Studi kasus di rumah sakit jiwa di Magelang, Sulawesi Selatan, dan Jakarta menunjukkan bahwa kelemahan dalam dokumentasi medis dan keterbatasan infrastruktur sering kali menjadi dasar gugatan perdata. Selain itu, ketimpangan fasilitas antara rumah sakit di perkotaan dan daerah memperbesar risiko hukum. Perlindungan hukum bagi pasien menuntut adanya sistem layanan yang adil dan akuntabel. Penguatan prosedur operasional, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menjamin keselamatan pasien sekaligus meminimalkan potensi sengketa hukum.
Penemuan Hukum terhadap Kekosongan Norma Informed Consent Pasien Anak dalam Praktik Pelayanan Kesehatan di Indonesia Rifani, Muhammad; Sukmajaya, Lusiana Pratiwi; Patriajaya, Bianda Adeti; Permatasari, Anindya Putri; Meirianna, Esa Susanthy; Sapsudin, Asep
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 8 No. 1 (2026): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v8i1.10922

Abstract

This study aims to analyze legal discovery regarding the normative void (vacuum of norm) of informed consent for pediatric patients within healthcare service practices in Indonesia. Normative legal research is employed, focusing on positive legal norms, legal principles, and evolving legal doctrines in health law. The research utilizes a statute approach and a conceptual approach. Based on the normative and conceptual analysis, it is concluded that Indonesian positive law still contains voids and ambiguities regarding informed consent for pediatric patients. The lack of synchronization between health law, child protection law, and civil law results in legal uncertainty in healthcare practices, particularly in determining the capacity of children to provide medical consent.