Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VARIATIONS IN INFORMAL GREETINGS IN ALTERNATIVE UNIVERSE FICTION STORIES ON SOCIAL MEDIA X Khakimah; Kustriyono, Erwan
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji persoalan mengenai keberagaman penggunaan kata atau bahasa, khususnya pada ragam usaha dan ragam santai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis variasi bahasa dari aspek keformalan, dengan fokus pada penggunaan ragam santai dalam cerita fiksi alternatif universe yang dipublikasikan di media sosial X melalui akun @perfectlyfine. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data diambil dari kutipan tuturan atau dialog dalam cerita fiksi alternatif universe @perfectlyfine bagian 1 hingga 100. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi dan menghimpun kutipan yang mengandung ciri-ciri ragam santai. Hasil penelitian menunjukkan adanya serta penggunaan ragam santai yang ditandai oleh dominasi kata-kata singkatan yang umum dipakai dalam komunikasi informal.
PELATIHAN LITERASI BATIK BAGI RELAWAN JEPANG DAN PERANCIS DI MUSEUM BATIK PEKALONGAN MELALUI ENGLISH TALK CLUB (ETC) Ulya, Inayatul; Matra, Sarlita D.; Setianingrum, Ananda; Khakimah
WIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya Dharma Vol. 5 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Widya Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54840/widharma.v5i01.545

Abstract

Batik Literacy Training represents a strategic effort to promote and safeguard batik as an Indonesian cultural heritage recognized by UNESCO, particularly among international volunteers who act as agents of cultural exchange. Japanese and French volunteers involved in cultural and social programs in Indonesia demonstrated strong interest in local traditions; however, their batik literacy is often constrained by limited understanding of its philosophical meanings, motifs, production processes, and language barriers. This Community Service Program (PkM) aimed to enhance batik literacy and strengthen English communication skills among Japanese volunteers, French volunteers, and members of the English Talk Club (ETC). The program was conducted at the Pekalongan Batik Museum using a participatory and communicative approach grounded in experiential learning. Activities included guided material presentations, direct observation of batik collections, hands-on batik practice, group discussions, and short presentations delivered in English. The participants consisted of international volunteers and ETC members from the Language Centre of Universitas Pekalongan. The results indicated notable improvements in participants’ understanding of batik history, philosophical values, motif diversity, and traditional production techniques, as well as increased speaking confidence, fluency, and acquisition of thematic English vocabulary. Intercultural interactions further fostered reflective dialogue and intercultural communicative competence. In conclusion, integrating cultural literacy with communicative language practice effectively positions the Pekalongan Batik Museum as an intercultural learning space that supports cultural preservation and community-based cultural diplomacy.