Batubara, M. Bayu Samudra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Leadership in Basketball Teams: An Analysis of the Relationship Between Leadership and Team Performance Batubara, M. Bayu Samudra; Habibi, S. Ahmad; Elfisyarif, Muhammad; Sipayung, Ryan Darma Yuda
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 4 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v4i02.62

Abstract

Pendahuluan: Kepemimpinan dalam olahraga tim, khususnya basket, memainkan peran krusial dalam menentukan performa tim. Namun, hubungan empiris antara gaya kepemimpinan dan performa tim basket di tingkat sekolah menengah masih memerlukan investigasi lebih lanjut. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan dalam tim basket dan performa tim pada ekstrakurikuler basket SMAN 11 Medan. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan melibatkan 45 siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler basket SMAN 11 Medan. Data dikumpulkan melalui Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ-5X) untuk mengukur gaya kepemimpinan dan instrumen performa tim yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan SPSS v27 dengan teknik analisis korelasi Pearson. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dan performa tim (r = 0.741, p < 0.01). Kepemimpinan transaksional menunjukkan korelasi moderat (r = 0.542, p < 0.05), sedangkan laissez-faire leadership menunjukkan korelasi negatif (r = -0.623, p < 0.01). Kesimpulan: Kepemimpinan transformasional memiliki hubungan paling kuat dengan performa tim basket, menunjukkan pentingnya pengembangan kualitas kepemimpinan transformasional dalam konteks olahraga tim
The Effect of Participation in 17th August Competitions on Students' Physical Fitness: A Cross-Sectional Study Haddina, Elisa; Amri, Annisa Dwi; Sihombing, Abdi Trinitatis; Zebua, Aland Pelita Teoli; Batubara, M. Bayu Samudra; Ahmad, Nukhi Hotma Partahanan
Journal of Foundational Learning and Child Development Vol. 1 No. 02 (2025): Foundation Learning in Education
Publisher : CV. INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/ChildDev.v1i02.14

Abstract

Purpose of the study: The 17th August Independence Day celebrations in Indonesia have traditionally incorporated competitive sports events designed to foster national pride and patriotic spirit. However, limited empirical evidence exists examining the relationship between participation in these competitions and objective measures of physical fitness among students. This study aimed to investigate the effect of participation in 17th August traditional competitions on students' physical fitness levels, comparing active participants with non-participants across multiple fitness dimensions. Materials and methods: A cross-sectional comparative study was conducted with 248 secondary school students (aged 13-17 years; 124 participants, 124 non-participants) in Jakarta, Indonesia. Physical fitness was assessed using standardized tests including cardiorespiratory endurance (VO₂ max estimation), muscular strength (sit-ups and push-ups), flexibility (sit-and-reach test), speed (50-meter dash), and agility (shuttle run). Participants completed a structured questionnaire documenting competition participation history. Statistical analysis employed independent samples t-tests, ANCOVA, and linear regression analysis. Results: Students who participated in 17th August competitions demonstrated significantly superior physical fitness across multiple measures compared to non-participants: cardiorespiratory endurance (M = 38.2 vs. 32.1 mL/kg/min, p < 0.001), one-minute sit-ups (M = 32.4 vs. 28.7 repetitions, p = 0.002), flexibility (M = 15.3 vs. 12.8 cm, p < 0.001), and speed performance (M = 8.2 vs. 8.9 seconds for 50-meter dash, p = 0.001). Effect sizes ranged from small to moderate (d = 0.42 to 0.82). Participation in multiple events (≥3 activities) produced greater fitness improvements (β = 0.58, p < 0.001) than single-event participation. Conclusions: Participation in 17th August traditional competitions is positively associated with enhanced physical fitness in adolescent students. These culturally embedded competitive events show promise as practical vehicles for promoting youth physical activity and fitness while fostering national cultural values. Future longitudinal studies should examine long-term fitness trajectories and identify mechanisms sustaining physical activity post-event.
Pemberdayaan Pemuda Melalui Festival Olahraga Rakyat pada Peringatan 17 Agustus 2025 Desa Bandar Klippa Haddina, Elisa; Amri, Annisa Dwi; Sihombing, Abdi Trinitatis; Zebua, Aland Pelita Teoli; Batubara, M. Bayu Samudra; Ahmad, Nukhi Hotma Partahanan
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 3 No. 01 (2026): March Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v3i01.10

Abstract

Objectives: Festival Olahraga Rakyat merupakan tradisi tahunan dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang memiliki potensi besar sebagai wahana pemberdayaan pemuda. Desa Bandar Klippa, Kecamatan Bandar, Kabupaten Deli Serdang menghadapi tantangan keterbatasan aktivitas produktif bagi pemuda yang dapat mengarah pada menurunnya semangat nasionalisme dan kurangnya keterampilan kepemimpinan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda melalui festival olahraga rakyat dengan meningkatkan keterampilan kepemimpinan, kerjasama tim, dan semangat nasionalisme di kalangan pemuda Desa Bandar Klippa. Methods: Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan kepanitiaan, workshop manajemen event, serta penyelenggaraan 8 cabang lomba olahraga tradisional. Kegiatan dilaksanakan selama 3 minggu (29 Juli - 17 Agustus 2025) dengan melibatkan 150 pemuda sebagai panitia dan peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, serta kuesioner kepuasan. Results: Kegiatan berhasil melibatkan 150 pemuda (72% partisipasi dari total pemuda desa), dengan peningkatan pemahaman kepemimpinan sebesar 67%, keterampilan organisasi 71%, dan semangat nasionalisme 83%. Festival menghadirkan 8 cabang lomba dengan total 420 peserta dari 6 dusun. Tingkat kepuasan peserta mencapai 4,6/5,0 dan 85% peserta menyatakan kegiatan meningkatkan rasa persaudaraan antar-warga. Conclusion: Terbentuknya Karang Taruna aktif dengan struktur organisasi yang jelas, meningkatnya kohesi sosial antar-pemuda dari berbagai dusun, dan terciptanya blueprint festival yang dapat direplikasi tahun-tahun mendatang. Pemuda Desa Bandar Klippa kini memiliki kapasitas untuk menginisiasi dan mengelola kegiatan kemasyarakatan secara mandiri