Objectives: Festival Olahraga Rakyat merupakan tradisi tahunan dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang memiliki potensi besar sebagai wahana pemberdayaan pemuda. Desa Bandar Klippa, Kecamatan Bandar, Kabupaten Deli Serdang menghadapi tantangan keterbatasan aktivitas produktif bagi pemuda yang dapat mengarah pada menurunnya semangat nasionalisme dan kurangnya keterampilan kepemimpinan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda melalui festival olahraga rakyat dengan meningkatkan keterampilan kepemimpinan, kerjasama tim, dan semangat nasionalisme di kalangan pemuda Desa Bandar Klippa. Methods: Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan kepanitiaan, workshop manajemen event, serta penyelenggaraan 8 cabang lomba olahraga tradisional. Kegiatan dilaksanakan selama 3 minggu (29 Juli - 17 Agustus 2025) dengan melibatkan 150 pemuda sebagai panitia dan peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, serta kuesioner kepuasan. Results: Kegiatan berhasil melibatkan 150 pemuda (72% partisipasi dari total pemuda desa), dengan peningkatan pemahaman kepemimpinan sebesar 67%, keterampilan organisasi 71%, dan semangat nasionalisme 83%. Festival menghadirkan 8 cabang lomba dengan total 420 peserta dari 6 dusun. Tingkat kepuasan peserta mencapai 4,6/5,0 dan 85% peserta menyatakan kegiatan meningkatkan rasa persaudaraan antar-warga. Conclusion: Terbentuknya Karang Taruna aktif dengan struktur organisasi yang jelas, meningkatnya kohesi sosial antar-pemuda dari berbagai dusun, dan terciptanya blueprint festival yang dapat direplikasi tahun-tahun mendatang. Pemuda Desa Bandar Klippa kini memiliki kapasitas untuk menginisiasi dan mengelola kegiatan kemasyarakatan secara mandiri