Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

WORKSHOP TEKNOLOGI SENSOR AKTUATOR MENGGUNAKAN ARDUINO UNO PADA SISWA SDIU SAHABAT KOTA MADIUN Denny Hardiyanto; Hanum Arrosida; Dyah Anggun Sartika; Imam Junaedi; Liya Yuni Astutik; Fachruddin Ari Setiawan; Ricto Yudi Wicaksono; Aditya Fadhilah
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.1006

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini telah memasuki era revolusi industri 4.0, yang ditandai dengan integrasi antara sistem fisik dan digital melalui Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, serta sistem otomatisasi berbasis sensor dan aktuator. Sayangnya, pemahaman siswa, terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah, terhadap konsep dasar teknologi seperti sensor dan aktuator masih sangat minim. Sekolah Dasar Islam Unggulan (SDIU) Sahabat berdedikasi untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pembelajaran akademik modern, berlokasi di Jalan Sedoro, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Metode belajar umum fokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan di bidang sains, matematika, bahasa, dan studi sosial, menggunakan pendekatan berbasis inquiry dan pembelajaran aktif untuk mengasah kemampuan kognitif siswa. Saat ini, SDIU Sahabat ingin menambah kegiatan ekstrakurikuler untuk siswa di bidang teknologi khususnya robotika. Pihak sekolah juga ingin mengenalkan teknologi-teknologi sederhana kepada siswa-siswinya. Namun, pihak sekolah menyatakan belum ada kesiapan karena belum ada dasar ilmu tentang teknologi elektronika dan modul pembelajaran yang tepat. Oleh sebab itu, tim PKM PNM berencana untuk membantu pihak sekolah untuk mengenalkan teknologi dasar-dasar elektronika kepada siswa-siswi SD menggunakan perangkat pembelajaran mikrokontroller Arduino Uno. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SDIU Sahabat dengan target siswa-siswi SD Kelas 6 yang berjumlah 30 siswa. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk pengenalan dan pelatihan dasar tentang Sensor Aktuator sebagai dasar-dasar elektronika menggunakan mikrokontroller Arduino Uno. Selain itu, untuk menumbuhkan minat siswa terhadap teknologi, khususnya dalam bidang elektronika dan pemrograman sejak dini. Metode dengan cara pemaparan materi, praktek langsung merakit sensor pada Arduino dengan menyelesaikan proyek sederhana. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias mengikuti kegiatan dan seluruh proyek sederhana berhasil diselesaikan oleh seluruh kelompok sehingga diperoleh nilai 100%.
WORKSHOP TEKNOLOGI SENSOR AKTUATOR MENGGUNAKAN ARDUINO UNO PADA SISWA SDIU SAHABAT KOTA MADIUN Denny Hardiyanto; Hanum Arrosida; Dyah Anggun Sartika; Imam Junaedi; Liya Yuni Astutik; Fachruddin Ari Setiawan; Ricto Yudi Wicaksono; Aditya Fadhilah
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.1006

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini telah memasuki era revolusi industri 4.0, yang ditandai dengan integrasi antara sistem fisik dan digital melalui Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, serta sistem otomatisasi berbasis sensor dan aktuator. Sayangnya, pemahaman siswa, terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah, terhadap konsep dasar teknologi seperti sensor dan aktuator masih sangat minim. Sekolah Dasar Islam Unggulan (SDIU) Sahabat berdedikasi untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pembelajaran akademik modern, berlokasi di Jalan Sedoro, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Metode belajar umum fokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan di bidang sains, matematika, bahasa, dan studi sosial, menggunakan pendekatan berbasis inquiry dan pembelajaran aktif untuk mengasah kemampuan kognitif siswa. Saat ini, SDIU Sahabat ingin menambah kegiatan ekstrakurikuler untuk siswa di bidang teknologi khususnya robotika. Pihak sekolah juga ingin mengenalkan teknologi-teknologi sederhana kepada siswa-siswinya. Namun, pihak sekolah menyatakan belum ada kesiapan karena belum ada dasar ilmu tentang teknologi elektronika dan modul pembelajaran yang tepat. Oleh sebab itu, tim PKM PNM berencana untuk membantu pihak sekolah untuk mengenalkan teknologi dasar-dasar elektronika kepada siswa-siswi SD menggunakan perangkat pembelajaran mikrokontroller Arduino Uno. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SDIU Sahabat dengan target siswa-siswi SD Kelas 6 yang berjumlah 30 siswa. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk pengenalan dan pelatihan dasar tentang Sensor Aktuator sebagai dasar-dasar elektronika menggunakan mikrokontroller Arduino Uno. Selain itu, untuk menumbuhkan minat siswa terhadap teknologi, khususnya dalam bidang elektronika dan pemrograman sejak dini. Metode dengan cara pemaparan materi, praktek langsung merakit sensor pada Arduino dengan menyelesaikan proyek sederhana. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias mengikuti kegiatan dan seluruh proyek sederhana berhasil diselesaikan oleh seluruh kelompok sehingga diperoleh nilai 100%.
Implementasi Model Deep Q-Network untuk Deteksi Getaran dan Klasifikasi Kerusakan Rel pada Train-Based Monitoring System Aulia El Hakim; Mohammad Erik Echsony; R. Gaguk Pratama Yudha; Ricto Yudi Wicaksono
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 10 No. 2 (2025): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECA
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan keandalan infrastruktur perkeretaapian menuntut sistem pemantauan yang mampu mengenali pola getaran secara adaptif untuk mendeteksi kerusakan rel secara real-time. Penelitian ini menerapkan algoritma Deep Q-Network (DQN) sebagai agen cerdas tunggal dalam Train-Based Monitoring System (TBMS) untuk mengklasifikasikan jenis kerusakan rel berdasarkan pola getaran dari sensor bogie depan, bogie belakang, dan sensor inersia longitudinal. Dataset sintetis dibangun dari nilai Root Mean Square (RMS) amplitudo getaran yang mewakili energi vibrasi per segmen waktu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model DQN mencapai akurasi klasifikasi 87,8% dengan macro F1-score 0,875. Kinerja terbaik diperoleh pada kelas severe transverse crack (F1 = 1,000) dan defect (F1 = 0,999), sedangkan performa terendah terdapat pada kelas head crack (F1 = 0,522). Analisis Confusion Matrix ternormalisasi memperlihatkan dominasi diagonal utama dengan kesalahan klasifikasi rendah, menandakan kemampuan model dalam membedakan pola getaran secara presisi. Analisis SHapley Additive exPlanations (SHAP) menunjukkan bahwa sensor getaran bogie depan memberikan kontribusi tertinggi terhadap keputusan model sebesar 52,3%, diikuti oleh sensor IMU longitudinal 31,7%, dan sensor bogie belakang 16,0%. Hasil ini menegaskan bahwa pola getaran awal pada roda depan merupakan indikator paling signifikan dalam mendeteksi kerusakan rel, sedangkan dua sensor lainnya berperan sebagai sinyal pendukung untuk meningkatkan stabilitas prediksi model.
Pengembangan Sistem Kendali Pasteurisasi Susu Sapi Metode High Temperature Short Time Menggunakan PLC Outseal Nano Dan Sensor RTD PT100 Aulia El Hakim; Rajwa Danendra Nicotian Wibowo; Ricto Yudi Wicaksono
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 1 (2026): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECA
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasteurisasi susu merupakan proses pemanasan pada suhu dan durasi tertentu untuk menonaktifkan bakteri patogen tanpa menurunkan kualitas nutrisi secara signifikan. Pada sebagian besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, proses pasteurisasi masih dilakukan secara manual sehingga pengendalian suhu sangat bergantung pada operator dan berpotensi menyebabkan ketidakstabilan temperatur selama proses berlangsung. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kendali pemanasan otomatis berbasis PLC Outseal Nano untuk proses pasteurisasi susu menggunakan metode High Temperature Short Time. Sistem dirancang menggunakan sensor RTD PT100 sebagai pengukur suhu secara real-time, dilengkapi mekanisme water jacket untuk menghasilkan pemanasan tidak langsung serta motor pengaduk untuk meningkatkan pemerataan distribusi panas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor RTD PT100 memiliki selisih pengukuran maksimum sebesar 0,5°C dibandingkan termometer TP101. Sistem juga mampu mempertahankan overshoot suhu pada kisaran 0,30 hingga 0,34°C selama proses pemanasan. Implementasi PLC Outseal Nano berhasil mengendalikan seluruh logika proses pasteurisasi secara real-time, sehingga sistem yang dikembangkan berpotensi menjadi solusi kendali pasteurisasi dengan biaya rendah dan kinerja yang bagi UMKM pengolahan susu
Pengembangan Mesin Penutup Botol Susu Otomatis Berbasis PLC Outseal Nano untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi UMKM Aulia El Hakim; Sandi Aditya Ferdiansyah; Ricto Yudi Wicaksono
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 1 (2026): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECA
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penutupan botol pada industri pengolahan susu skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih didominasi oleh metode manual yang berdampak pada rendahnya efisiensi produksi, tingginya beban kerja operator, serta ketidakkonsistenan kualitas penyegelan kemasan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan mesin penutup botol susu otomatis berbasis PLC Outseal Nano V5 sebagai solusi otomasi untuk botol berkapasitas 250 mL. Mesin dikembangkan dengan mengintegrasikan PLC Outseal Nano V5 sebagai pengendali utama, sensor proximity, mekanisme sliding cup, konveyor, dan motor DC untuk mendukung proses penutupan botol secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem bekerja dengan tingkat keberhasilan 100% pada 15 kali pengujian. Pengaturan timer PLC selama 5 detik menghasilkan kualitas penyegelan terbaik dengan waktu operasi aktual antara 5,2 hingga 5,4 detik. Analisis menggunakan metode Z-score menghasilkan rentang nilai antara −1,41 hingga +1,41 yang menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat kestabilan dan konsistensi operasi yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin yang dikembangkan berpotensi meningkatkan efisiensi dan kualitas proses pengemasan susu pada industri pengolahan susu skala UMKM.