Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Motorcycle Security System using SMS Warning and GPS Tracking Budi Artono; Tri Lestariningsih; R. Gaguk Pratama Yudha; Arizal Alfan Bachri
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 1, No 5 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.1531

Abstract

Today, technology has been developing rapidly. Various types of technology have been developed and provide a great deal of convenience in human life activities, including security systems. Motorcycles, parked in a park or on the street, are at high risk of being stolen. A security system for Motorcycles with SMS warning and GPS tracking that can prevent theft of a motorcycle is needed. The research aimed to design a security system for motorcycle consisting of a SIM808 GSM Module to send warning messages, and a GPS tracker to provide information in latitude and longitude coordinates to track the stolen motorcycle using Google Maps. GPS Tracker worked by reading the coordinates where the object was located. The tests were carried out by moving and integrating the motorcycle system, and the results could be seen in the coordinate changes, monitored by Google map showing the movement of the motorcycle. The system made was significantly closer to what was planned.
Perencanaan Perawatan Mesin Penghasil Biogas dari Sampah Organik Kapasitas 200 liter menggunakan Metode ISMO Rahayu Mekar; Agus Choirul Arifin; R. Gaguk Pratama Yudha
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 7 No. 2 (2022): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan energi alternatif merupakan suatu solusi mengatasi masalah keterbatasan energi fosil yang tersedia. Energi alternatif ini diharapkan menjadi sumber baru energi alamiah seperti: energi tenaga surya, energi tenaga angin, biogas, dan sebagainya. Biogas adalah salah satu bentuk dari energi alterrnatif berupa gas yang mudah sekali terbakar atau (flammable) yang dihasilkan dari sebuah proses penguraian jasad renik oleh bakteri anaerob atau bakteri yang mampu hidup dengan kondisi kedap udara. Mesin penghasil biogas sampah organik merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah pembuatan biogas dengan berbagai macam proses penguraian. Agar mesin penghasil biogas dapat selalu berfungsi baik dan dalam keadaan siap pakai, maka diperlukan adanya suatu perencanaan perawatan pada alat tersebut. Didalam melakukan perencanaan perawatan mesin penghasil biogas sampah organik perlu dilakukan Langkah-langkah pekerjaan dengan menggunakan metode ISMO, yaitu: identifikasi kegiatan perawatan dan penjadwalan suatu kegiatan perawatan. Perawatan suatu mesin merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga dan merawat keawetan mesin. Fungsinya agar mesin bisa beropasi dengan baik dan lancar saat digunakan, mesin dapat berumur panjang, serta mesin tidak cepat terjadi overhaul dan dapat meminimalisasi biaya perawatan sesedikit mungkin. Dari hasil penelitian dengan metode tersebut, didapatkan bahwa mesin biogas sampah organik kapasitas 200 liter diperlukan 9 kali inspection, 6 kali small repair serta 2 kali medium repair.
PENINGKATAN EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN KONTROLER PID-FUZZY PADA METODE INDIRECT FIELD ORIENTED CONTROL (IFOC) Yama Hendra, R. Oktav; Dicky Rivaldo Ramdani; R. Gaguk Pratama Yudha; R. Akbar Nur Apriyanto; Mohammad Erik Echsony; Adiratna Ciptaningrum; Sri Muntiah Andriami; Kadek Reda Setiawan Suda
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Undiksha Vol. 14 No. 1 (2025): JPTE Periode April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpte.v14i1.93468

Abstract

Biaya pengoperasian yang murah dan keandalan yang tinggi dari motor induksi tiga fase telah menyebabkan aplikasinya yang luas dalam industri. Namun masih terdapat masalah dengan pengaturan kecepatan motor induksi, seperti inefisiensi dan ketidakstabilan pada kecepatan rendah. Penelitian ini mengusulkan pengendalian arus magnetisasi (Id) pada Indirect Field Oriented Control (IFOC) menggunakan kontroler PID-Fuzzy untuk meningkatkan efisiensi dan performa dinamik motor. Simulasi dilakukan dengan LabVIEW dan validasi eksperimen menggunakan hardware berbasis NI MyRIO. Hasil menunjukkan bahwa kontroler PID-Fuzzy mengurangi settling time hingga 62 ms dan meningkatkan efisiensi hingga 1,07% dibandingkan kontroler PID konvensional. Implementasi hardware menunjukkan peningkatan efisiensi sebesar 3% pada kondisi tanpa beban, meskipun terdapat perbedaan signifikan antara simulasi dan implementasi akibat losses komponen non-ideal.
Implementasi Model Deep Q-Network untuk Deteksi Getaran dan Klasifikasi Kerusakan Rel pada Train-Based Monitoring System Aulia El Hakim; Mohammad Erik Echsony; R. Gaguk Pratama Yudha; Ricto Yudi Wicaksono
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 10 No. 2 (2025): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECA
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan keandalan infrastruktur perkeretaapian menuntut sistem pemantauan yang mampu mengenali pola getaran secara adaptif untuk mendeteksi kerusakan rel secara real-time. Penelitian ini menerapkan algoritma Deep Q-Network (DQN) sebagai agen cerdas tunggal dalam Train-Based Monitoring System (TBMS) untuk mengklasifikasikan jenis kerusakan rel berdasarkan pola getaran dari sensor bogie depan, bogie belakang, dan sensor inersia longitudinal. Dataset sintetis dibangun dari nilai Root Mean Square (RMS) amplitudo getaran yang mewakili energi vibrasi per segmen waktu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model DQN mencapai akurasi klasifikasi 87,8% dengan macro F1-score 0,875. Kinerja terbaik diperoleh pada kelas severe transverse crack (F1 = 1,000) dan defect (F1 = 0,999), sedangkan performa terendah terdapat pada kelas head crack (F1 = 0,522). Analisis Confusion Matrix ternormalisasi memperlihatkan dominasi diagonal utama dengan kesalahan klasifikasi rendah, menandakan kemampuan model dalam membedakan pola getaran secara presisi. Analisis SHapley Additive exPlanations (SHAP) menunjukkan bahwa sensor getaran bogie depan memberikan kontribusi tertinggi terhadap keputusan model sebesar 52,3%, diikuti oleh sensor IMU longitudinal 31,7%, dan sensor bogie belakang 16,0%. Hasil ini menegaskan bahwa pola getaran awal pada roda depan merupakan indikator paling signifikan dalam mendeteksi kerusakan rel, sedangkan dua sensor lainnya berperan sebagai sinyal pendukung untuk meningkatkan stabilitas prediksi model.
Implementasi Otomasi Pju Berbasis Iot Menggunakan Energi Terbarukan di Jlumpang Nganjuk R. Akbar Nur Apriyanto; Echsony, Mohammad Erik; R. Gaguk Pratama Yudha; Adiratna Ciptaningrum; Hanum Arrosida; Givan Sang Pradana
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 2 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i2.12062

Abstract

This Community Service Program aimed to implement an Internet of Things (IoT)-based Public Street Lighting (PSL) automation system powered by renewable energy in Jlumpang RT 04 RW 01, Nganjuk Regency. The program adopted a Participatory Action Research approach consisting of field surveys, community socialization, system design, installation, training, and evaluation. The implemented system integrated a solar photovoltaic panel, battery, solar charge controller, Light Dependent Resistor (LDR), ESP32 microcontroller, relay, and LED street lamp. Technical evaluation demonstrated that all components operated according to their specifications, with solar panel output voltage of 20.48–21.23 V, charging current of 4.32–4.68 A, lighting intensity of 32.4–36.7 lux in compliance with SNI 7391:2008, and stable IoT communication performance. Training evaluation indicated a significant improvement in participants' knowledge from 43.75% to 90.0%, while the overall participant satisfaction reached 92.4%, categorized as excellent. The implemented system successfully improved street lighting quality, energy efficiency, and community capacity in operating and maintaining IoT-based technology. This program demonstrates the potential of smart renewable-energy street lighting as a sustainable solution for community infrastructure development.
Peningkatan Kompetensi Siswa SMKN 1 Madiun Melalui Pelatihan Arduino Untuk Aplikasi Otomasi R. Gaguk Pratama Yudha; Apriyanto, R. Akbar; Echsony, Mohammad Erik Echsony; Adiratna Ciptaningrum; Andhika Putra Widyadharma; R. Oktav Yama Hendra; M. Iqbal Raysha Widodo
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 2 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i2.12297

Abstract

This Community Service Program aimed to improve the competence of students at SMKN 1 Madiun in Arduino microcontroller applications through project-based training for simple automation systems. The program adopted a Participatory Action Research approach consisting of needs assessment, theoretical instruction, Arduino programming practice, project development, and evaluation. The training covered Arduino fundamentals, programming, sensor and actuator integration, and the implementation of simple automation applications. Participant performance was evaluated using pre-tests, post-tests, practical assessments, and satisfaction questionnaires. The results showed that the average score increased from 38.4% in the pre-test to 87.2% in the post-test, representing a 48.8% improvement. The average practical assessment score reached 87.8, while 90% of participants successfully completed the assigned automation projects. Participant satisfaction reached 95.6%, indicating an excellent response to the training. These findings demonstrate that Project-Based Learning effectively improves students' knowledge, technical skills, and practical competence in Arduino-based automation. Furthermore, the program strengthens collaboration between higher education institutions and vocational schools to support industry-oriented technical education.