Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan E-LKPD Berorientasi Tri Kaya Parisudha Mata Pelajaran IPAS Pada Peserta Didik Kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sawan Pratiwi, Kadek; Tristaningrat, Made; Wiguna, I
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk Bahasa ajar lembar kerja peserta didik (E-LKPD) ini merupakan salah satu bahan ajar berbasis digital yang dapat menunjang proses pembelajaran yaitu berbantuan platform wizer.me. Permasalahan diangkat adalah keterbatasan E-LKPD yang relevan dengan karakteristik siswa dan integrasi nilai kearifan lokal yaitu salah satu nya Tri Kaya Parisudha. Penelitian ini menggunakan Model ADDIE yang digunaksan dalam pengembangan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) ini, memberikan tahapan yang terstruktur mulai dari analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Berdasarkan hasil observasi di SD Gugus VI Kecamatan Sawan, terdiri dari 4 Sekolah yaitu SDN 1 Sangsit, SDN 4 Sangsit, SDN 7 Sangsit, dan SDN 1 Kerobokan. Subjek penelitian ini meliputi ahli (media, materi, dan Bahasa), empat untuk kepraktisan guru, dan 40 untuk kepraktisan siswa di SD Gugus VI Kecamatan Sawan. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Pengembangan E-LKPD dirancang sebagai media pembelajaran IPAS menggunakan aplikasi dan platform seperti Wizer.me, Canva, Pinterest, YouTube, dan Google. Media ini menarik, dilengkapi dengan video ice breaking, materi pembelajaran, dan soal-soal bervariasi yang mudah dipahami oleh peserta didik kelas IV. E-LKPD menyajikan video tentang Membangun Masyarakat yang Beradab. 2) Validitas Produk: Validitas E-LKPD diuji oleh beberapa ahli, dengan skor sebagai berikut: ahli media 0,9, ahli materi 0,9, ahli bahasa 0,9, dan respon dari praktisi (guru) menunjukkan bahwa media ini sangat tinggi dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. 3) Kepraktisan: Kepraktisan E-LKPD diuji dengan melibatkan 40 siswa, yang menghasilkan skor 95%, dikategorikan sebagai sangat tinggi dan sangat praktis.