Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Multimedia Interaktif Berorientasi Ajaran Palemahan Materi Bangun Datar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Kristiyanti, Ayu; Wiguna, I; Primayana, Kadek
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1649

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilakukan karena media pembelajaran yang digunakan oleh guru masih kurang komunikatif, kurang menarik, dan kurang bervariasi, sehingga membuat siswa kurang fokus, cepat bosan dan jenuh dalam menerima proses pembelajaran dikelas. Tujuan pengembangan untuk menciptakan multimedia interaktif berorientasi ajaran Palemahan materi bangun datar siswa kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian pengembangan yang dilakukan dibatasi sampai tahap Development. Subjek penelitian meliputi 6 orang validator yaitu 2 ahli media, 2 ahli materi, 2 ahli bahasa, 6 orang guru mata pelajaran, serta 20 orang siswa kelas IV. Hasil dari penelitian ini yakni: 1) Multimedia interaktif yang berorientasi ajaran Palemahan mampu menciptakan pembelajaran yang menarik, aktif, dan kreatif dalam menerima proses pembelajaran.  2) Hasil validasi ahli media menunjukkan kualifikasi validitas sangat tinggi 0,95, hasil validasi ahli materi menunjukkan kualifikasi validitas sangat tinggi 0,91, hasil validasi ahli bahasa menunjukkan kualifikasi validitas sangat tinggi 0,93, hasil validasi kepraktisan guru menunjukkan kualitas multimedia sangat praktis 96%, serta kepraktisan siswa menunjukkan kualitas multimedia sangat praktis 98%. Sehingga multimedia interaktif layak digunakan dalam pembelajaran Matematika di kelas IV Sekolah Dasar.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Santuti, Putu; Primayana, Kadek; Wiguna, I
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1680

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan E Modul interaktif berbasis kearifan lokal, mendeskripsikan rancang bangun, menganalisis tingkat validitas, dan menganalisis tingkat kepraktisan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dengan menerapkan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu, Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Namun, proses pengembangan dalam penelitian ini dibatasi sampai tahap Development. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Astina. Dengan subjek penelitian 3 orang validator sebagai ahli materi, ahli media, ahli bahasa, 2 guru kelas serta 10 orang peserta didik kelas IV. Hasil penelitian: 1) e-modul interaktif berbasis kearifan lokal dibuat menggunakan aplikasi Canva. E-Modul interaktif berbasis kearifan lokal ini menghasilkan aktivitas yang interaktif dan desain menarik bagi peserta didik, dilengkapi dengan gambar dan video pembelajaran untuk pembelajaran yang lebih mendalam bagi pembaca, terutama peserta didik. Selain itu e-modul diintegrasikan dengan kearifan lokal yang ada disekitarnya yaitu Rahina Tumpek Wariga. 2) Tingkat kevalidan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal berada pada kualifikasi sangat valid yaitu validitas materi sebesar 0,96, validitas media sebesar 0,96, dan validitas bahasa sebesar 0,94. 3) Tingkat kepraktisan berada pada kategori sangat praktis yaitu kepraktisan guru/praktisi sebesar 98% dan kepraktisan peserta didik sebesar 95%. Berdasarkan uji validitas dan uji kepraktisan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada mata pelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar ini layak diuji coba dilapangan.
Pengembangan E-LKPD Berorientasi Tri Kaya Parisudha Mata Pelajaran IPAS Pada Peserta Didik Kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sawan Pratiwi, Kadek; Tristaningrat, Made; Wiguna, I
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk Bahasa ajar lembar kerja peserta didik (E-LKPD) ini merupakan salah satu bahan ajar berbasis digital yang dapat menunjang proses pembelajaran yaitu berbantuan platform wizer.me. Permasalahan diangkat adalah keterbatasan E-LKPD yang relevan dengan karakteristik siswa dan integrasi nilai kearifan lokal yaitu salah satu nya Tri Kaya Parisudha. Penelitian ini menggunakan Model ADDIE yang digunaksan dalam pengembangan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) ini, memberikan tahapan yang terstruktur mulai dari analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Berdasarkan hasil observasi di SD Gugus VI Kecamatan Sawan, terdiri dari 4 Sekolah yaitu SDN 1 Sangsit, SDN 4 Sangsit, SDN 7 Sangsit, dan SDN 1 Kerobokan. Subjek penelitian ini meliputi ahli (media, materi, dan Bahasa), empat untuk kepraktisan guru, dan 40 untuk kepraktisan siswa di SD Gugus VI Kecamatan Sawan. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Pengembangan E-LKPD dirancang sebagai media pembelajaran IPAS menggunakan aplikasi dan platform seperti Wizer.me, Canva, Pinterest, YouTube, dan Google. Media ini menarik, dilengkapi dengan video ice breaking, materi pembelajaran, dan soal-soal bervariasi yang mudah dipahami oleh peserta didik kelas IV. E-LKPD menyajikan video tentang Membangun Masyarakat yang Beradab. 2) Validitas Produk: Validitas E-LKPD diuji oleh beberapa ahli, dengan skor sebagai berikut: ahli media 0,9, ahli materi 0,9, ahli bahasa 0,9, dan respon dari praktisi (guru) menunjukkan bahwa media ini sangat tinggi dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. 3) Kepraktisan: Kepraktisan E-LKPD diuji dengan melibatkan 40 siswa, yang menghasilkan skor 95%, dikategorikan sebagai sangat tinggi dan sangat praktis.