This Author published in this journals
All Journal Archives Pharmacia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Penggunaan Antibiotik Golongan Quinolon Pada Pasien Anak di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X di Jakarta Tahun 2023 Resmiati, Melisa
Archives Pharmacia Vol 7, No 2 (2025): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v7i2.9920

Abstract

ABSTRAKFluorokuinolon merupakan antibiotik berspektrum luas dengan efektivitas tinggi untuk berbagai infeksi, termasuk saluran pernapasan dan kemih. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kuantitas penggunaan antibiotik golongan fluorokuinolon pada pasien anak di Rumah Sakit X di Jakarta tahun 2023). Penelitian observasional ini menggunakan desain cross-sectional dengan data retrospektif dari 165 rekam medis pasien anak. Hasil menunjukkan pasien laki-laki lebih banyak (54,55%), usia terbanyak 12–59 bulan (39,39%), dengan diagnosis utama infeksi saluran pernapasan (46,04%). Total hari rawat pasien mencapai 3083 hari. Penggunaan tertinggi adalah Levofloxacin injeksi (61,21%). Kesimpulan: penggunaan fluorokuinolon cukup tinggi terutama levofloxacin, sehingga perlu pengawasan rasionalisasi terapi antibiotik pada populasi anak.. ABSTRACTFluoroquinolones are broad-spectrum antibiotics with high effectiveness against various infections, including respiratory and urinary tract infections. This study aimed to evaluate the quantity of fluoroquinolone antibiotic use in pediatric patients at Hospital X in Jakarta in 2023. This observational study employed a cross-sectional design with retrospective data from 165 pediatric medical records. The results showed that male patients were more prevalent (54.55%), the most common age group was 12–59 months (39.39%), and the main diagnosis was respiratory tract infection (46.04%). The total number of hospitalization days reached 3083. The most frequently used antibiotic was intravenous levofloxacin (61.21%). Conclusion: fluoroquinolone use was relatively high, particularly levofloxacin, therefore close monitoring and rationalization of antibiotic therapy in pediatric populations are needed..