Yosarie, Ikhsan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penempatan Prajurit TNI di Jabatan Sipil Pada Masa Orde Baru dan Pascareformasi Yosarie, IkhsanYosarie; Kosandi, Meidi
Indonesian Journal of Religion and Society Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Indonesian Center for Religion and Society Studies (InTReSt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36256/ijrs.v5i2.352

Abstract

Runtuhnya Orde Baru pada tahun 1998 menjadi titik balik upaya penataan institusi dan peran militer Indonesia. Penempatan militer pada jabatan sipil menjadi isu penting dalam penataan ini, sebab preseden Orde Baru memperlihatkan kondisi demikian tidak hanya mengganggu profesionalitas militer, tetapi juga konsolidasi demokrasi karena militer menjadi alat penopang kekuasaan Orde Baru. Penelitian ini merupakan tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan proses pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih secara purposif dan analisis dokumen terkait. Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan fundamental dalam fenomena penempatan militer pada jabatan sipil. Jika masa Orde Baru penempatan tersebut merupakan aktualisasi doktrin dan regulasi, maka pascareformasi penempatan tersebut merupakan perluasan posisi militer pada jabatan sipil. Keduanya memiliki dampak yang sama, yakni regresi demokrasi melalui bentuk kontrol sipil subjektif (subjective civilian control). Kondisi demikian juga memperlihatkan kendala dalam upaya penataan reformasi TNI yang terjadi pascareformasi.
Revisi Tanpa Semangat Reformasi: Residu Dwifungsi ABRI Dalam Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia: Revision Without the Spirit of Reform: Residues of the ABRI's Dual Function in the Revision of Law Number 34 of 2004 Concerning the Indonesian National Armed Forces Yosarie, Ikhsan; Oktaviani
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 22 No. 1 (2025): Socia: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis residu dwifungsi ABRI sebagai faktor penghambat agenda reformasi Tentara Nasional Indonesia pada masa Reformasi, dengan mengambil fokus pada momentum Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. Baik secara proses dan substansi, revisi UU a quo regresif terhadap reformasi TNI karena semakin membuka ruang perluasan peran militer di ranah sipil. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (literature study). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat residu dwifungsi ABRI dalam paradigma pemerintah dan DPR pada revisi UU TNI. Residu tersebut terlihat melalui habituasi peran militer di luar bidang pertahanan, serta ditopang sejumlah muatan revisi UU TNI. Akibatnya muatan revisi Undang-Undang a quo tidak promotif terhadap agenda reformasi TNI di Indonesia. Kondisi ini memperlihatkan pemahaman keliru tentang dwifungsi TNI oleh pemerintah dan DPR pada masa reformasi. Reformasi TNI yang semestinya menjadi agenda penting pemerintah pasca-Orde Baru untuk memastikan peran dan batasan yang tegas mengenai posisi dan peran militer dalam demokrasi, justru berjalan mundur dengan bayang-bayang dwifungsi militer melalui muatan-muatan revisi UU TNI.