Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi alternatif pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sakti Lodaya Desa Cisayong Tasikmalaya Bahsian, Bahsian; Syarif, Rizal; Taryana , Asep
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4410

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sakti Lodaya di Desa Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, dengan mengidentifikasi kondisi objektif serta faktor internal dan eksternal. Pendekatan kualitatif-interpretatif digunakan dengan analisis matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Kekuatan utama BUMDes ini adalah partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan lapangan sepak bola berstandar internasional, dan kepemimpinan yang inovatif. Namun, kelemahannya meliputi keterbatasan dalam pengembangan unit usaha non-sepak bola, infrastruktur teknologi, dan kapasitas pemasaran. Analisis Matriks IE menempatkan BUMDes Sakti Lodaya pada posisi "Grow and Build", mengindikasikan prioritas pada strategi penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk. Implementasi manajerial yang direkomendasikan mencakup pelatihan sumber daya manusia, penguatan sinergi dengan pemerintah, dan integrasi teknologi untuk meningkatkan daya saing. Studi ini merekomendasikan strategi adaptif yang dapat direplikasi di desa lain untuk memperkuat peran BUMDes sebagai pendorong ekonomi berbasis komunitas.
Analisis Morfologi Umum (GMA) pada Kebijakan Rumah Subsidi: Studi Kasus Ketidaksesuaian Spasial di Kawasan Penyangga Jakarta Bahsian, Bahsian; Negara, Syandi
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kritis serta merumuskan rekonfigurasi kebijakan penyediaan perumahan rakyat di Indonesia yang masih menghadapi paradoks backlog perumahan yang stagnan di tengah pembangunan unit hunian yang masif. Fokus analisis diarahkan pada ketidaksinkronan lokasi hunian yang memicu fenomena “rumah hantu” di wilayah penyangga metropolitan Jakarta. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2024, tingkat kekosongan perumahan subsidi di kawasan tersebut mencapai sekitar 80% dari total unit yang tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus komparatif pada empat koridor utama, yaitu Cikarang, Jonggol, Maja, dan Parung Panjang, yang merepresentasikan berbagai bentuk eksklusi hunian, isolasi geografis, dislokasi jarak, serta keterbatasan infrastruktur publik. Metode yang digunakan adalah General Morphological Analysis yang dikembangkan oleh Fritz Zwicky untuk mengurai kompleksitas permasalahan ke dalam lima parameter utama, yaitu penguasaan lahan publik, instrumen finansial, tipologi hunian, konektivitas transportasi, dan intervensi ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan rumah tapak di kawasan periferal tidak selaras dengan tujuan kesejahteraan jangka panjang masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan solusi berupa integrasi aset Badan Bank Tanah, penerapan skema sewa beli, perpanjangan tenor Kredit Pemilikan Rumah hingga 30 tahun, serta pengembangan hunian vertikal berbasis transit. Simulasi finansial menunjukkan bahwa skema tersebut mampu menekan angsuran hingga sekitar Rp992.848 per bulan, sehingga meningkatkan aksesibilitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta mendorong terciptanya keadilan spasial yang lebih inklusif.