Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Pendampingan dan Pelatihan Berbasis Cloud: Peningakatan Tata Kelola Lembaga di MAN 1 Probolinggo Misbahul Arifin; Ahmad Faidul Mannan; Syahzadi Hina
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola MAN 1 Probolinggo melalui pendampingan dan pelatihan bagi kepala sekolah serta tenaga administratif dalam mengimplementasikan sistem manajemen berbasis cloud. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kompetensi SDM dalam mengelola administrasi secara digital. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan pendampingan dan pelatihan partisipatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model pendampingan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra, mengatasi resistensi awal, serta membangun budaya kerja yang adaptif. Implikasi dari kegiatan ini adalah terwujudnya tata kelola lembaga yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, serta dapat dijadikan model percontohan bagi madrasah lain. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa keberhasilan digitalisasi terletak pada penguatan kapasitas manusia sebagai aktor utama perubahan.
Model Pendampingan dan Pelatihan Berbasis Cloud: Peningakatan Tata Kelola Lembaga di MAN 1 Probolinggo Misbahul Arifin; Ahmad Faidul Mannan; Syahzadi Hina
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola MAN 1 Probolinggo melalui pendampingan dan pelatihan bagi kepala sekolah serta tenaga administratif dalam mengimplementasikan sistem manajemen berbasis cloud. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kompetensi SDM dalam mengelola administrasi secara digital. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan pendampingan dan pelatihan partisipatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model pendampingan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra, mengatasi resistensi awal, serta membangun budaya kerja yang adaptif. Implikasi dari kegiatan ini adalah terwujudnya tata kelola lembaga yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, serta dapat dijadikan model percontohan bagi madrasah lain. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa keberhasilan digitalisasi terletak pada penguatan kapasitas manusia sebagai aktor utama perubahan.
Optimalisasi Media Publikasi dan Peran Kehumasan dalam Meningkatkan Perceived Quality serta Brand Association di Pondok Pesantren Nurul Jadid , Muhammad Zaki Maulana; Misbahul Arifin; Ahmad Faidul Mannan
Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi media publikasi dan strategi kehumasan dalam meningkatkan perceived quality dan brand association di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Dalam era digital, peran media publikasi, mulai dari advertising hingga cyber public relations, menjadi krusial dalam membangun citra lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan pengelola humas, analisis dokumen, dan observasi langsung terhadap aktivitas kehumasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media publikasi yang efektif, seperti e-WOM (electronic Word of Mouth), promosi penjualan, dan interaksi simbolik melalui media sosial, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan perceived quality. Selain itu, strategi kehumasan yang berorientasi pada pengelolaan brand association, seperti membangun corporate image yang positif dan meningkatkan brand loyalty di kalangan santri dan masyarakat, mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pesantren. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi strategi kehumasan berbasis teknologi dengan pendekatan etika kehumasan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara pesantren dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model komunikasi dua arah yang simetris untuk memaksimalkan efektivitas media publikasi dalam mendukung keberlanjutan citra positif Pondok Pesantren Nurul Jadid.