Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Empowering Women Farmers Groups to Enhance Community Social Assets: A Case Study in Sobokerto Village, Boyolali Fitri; Hadiyati, Afina Rahma; Setiawan, Wisnu; Negoro, Abdul Rafi' Damar; Prihatin, Silverius Djuni; Fatonah, Siti; Mahendra, Dewangga Cipta
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 24 NO 02 2025 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.24.02.741-756

Abstract

Ngudi Makmur and Bangun Sejahtera Women Farmers Groups are CSR-funded groups of PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo implemented in Sobokerto Village, Ngemplak District, Boyolali Regency. The implementation of the KWT program aims to increase economic potential and human resources and increase social assets in the community. This research uses descriptive qualitative methods with data extraction by in-depth interviews and observations. The source of data in this research is secondary data obtained from intermediaries through print media, journals, youtube and so on which represent data on the CSR Implementation Program of PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo. This research uses the foundation of Sustainable Development Theory to see the implementation of the program to answer community needs in increasing the social assets of the PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo fostered group in carrying out community empowerment. The results of this study have an impact on sustainable development that affects social change in the fulfillment of community social assets, in the form of creating collective movements and social cohesion.
Analisis Stakeholder Engagement Program CSR Masyarakat Sobokerto Peduli Waduk Cengklik Binaan PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo Salsabilla, Nabila Mayta; Fatonah, Siti; Mahendra, Dewangga Cipta
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 4 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i4.5530

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan metode stakeholder engagement dalam Program CSR Mas Sopili (Masyarakat Sobokerto Peduli Waduk Cengklik) binaan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model power/influence–interest grid serta kerangka Public Participation Spectrum dari The International Association for Public Participation (IAP2). Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan stakeholder berjalan secara kolaboratif dan partisipatif. Kelompok masyarakat dan mitra swasta memiliki tingkat pengaruh dan kepentingan tinggi (Key Players), instansi pemerintah berperan sebagai Context Setters, sedangkan akademisi dan media termasuk Keep Informed. Metode yang digunakan meliputi forum perencanaan, koordinasi lintas instansi, pelatihan, riset kolaboratif, dan publikasi media dengan level collaborate hingga empower. Pendekatan ini memperkuat sinergi lintas sektor dan mendukung keberlanjutan program CSR. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian stakeholder engagement berbasis kolaborasi multipihak di bidang energi dan lingkungan.
Evaluasi Strategi Komunikasi CSR AFT Adi Sumarmo Masyarakat Sobokerto Peduli Waduk Cengklik Ayu Kalista, Ni Luh Made; Fatonah, Siti; Mahendra, Dewangga Cipta
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 4 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i4.5606

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi komunikasi dalam pelaksanaan program CSR Masyarakat Sobokerto Peduli Waduk Cengklik (Mas Sopili) yang dijalankan oleh PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo. Strategi komunikasi memiliki peran penting dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat dapat dipahami, diterima, dan dijalankan secara berkelanjutan oleh masyarakat penerima manfaat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Community Development Officer (CDO) serta anggota kelompok masyarakat yang terlibat dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi program dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, koordinasi kelompok, serta pendampingan rutin oleh perusahaan. Komunikasi tatap muka dinilai lebih efektif dibandingkan komunikasi digital karena adanya perbedaan tingkat pendidikan dan literasi digital masyarakat. Meskipun komunikasi dua arah telah terbangun, proses pengambilan keputusan masih didominasi oleh perusahaan sehingga pola komunikasi yang terbentuk cenderung bersifat dua arah semi-simetris. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang lebih partisipatif dan berkelanjutan guna memperkuat pemberdayaan masyarakat serta memastikan keberlanjutan program CSR.