Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN ADMINISTRASI KESEHATAN TERKAIT REKAM MEDIS DI INDONESIA Anggereni, Kustia; Indriaty, Julia; Trisnawati, Desy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46206

Abstract

Sistem rekam medis merupakan komponen vital dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Indonesia, tidak hanya sebagai pencatat riwayat kesehatan pasien, tetapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan medis, evaluasi mutu layanan, serta alat bukti hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peraturan dan kebijakan terkait administrasi rekam medis, mengidentifikasi kendala implementasi kebijakan di fasilitas kesehatan, serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas pengelolaan rekam medis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain Systematic Literature Review (SLR) dan teknik meta-sintesis melalui analisis meta-etnografi. Data berasal dari studi kualitatif, dokumen kebijakan, dan laporan penelitian yang relevan. Seleksi artikel dilakukan dengan PRISMA Flow Diagram dan penilaian kualitas artikel menggunakan JBI Critical Appraisal Tool dengan hasil layak sintetis (rata-rata kelayakan ≥ 60%). Hasil studi menunjukkan bahwa kebijakan administrasi rekam medis telah cukup jelas, sebagaimana tertuang dalam Permenkes RI No. 24 Tahun 2022. Namun, kendala masih ditemukan, terutama pada aspek kesiapan infrastruktur, SDM, dan resistensi pengguna. Strategi yang diusulkan meliputi digitalisasi menyeluruh, integrasi sistem, pelatihan, penggunaan cloud-based system, dan validasi otomatis data. Dengan mengatasi tantangan tersebut, pengelolaan rekam medis berpotensi mendukung layanan kesehatan yang lebih efisien, akurat, dan berkualitas di Indonesia.
Peran Kepemimpinan Kepala Ruangant erhadap Pencegahan Risiko Jatuh dalam Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Indriaty, Julia; Kusumapradja, Rokiah; Wahidi, Kemala Rita
Journal of Hospital Management Vol 4, No 01 (2021): Journal of Hospital Management
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/johm.v4i01.4461

Abstract

Background: The high number of patients falling for a year in a hospital is a serious problem in the hospital because the incidence of falling patients is one indicator of patient safety. The purpose of this study was to analyze the application of falling risk prevention management and training on the implementation of patient safety with the leadership role of the head of the room as an intervening variable. The research uses quantitative research methods with survey methods with questionnaires and Structural Equation Model (SEM) analysis methods, Amos version 23. Research samples of nurses who have received patient safety training are 178 nurses. From the results of testing the model has met the Goodness of fit criteria. The results of this study indicate that the risk reduction prevention management variable has a positive effect on patient safety, training has a positive effect on patient safety management. The implementation of falling risk management has a positive effect on the leadership role of the head of room, training has a positive effect on patient safety management, training has a positive effect on risk management the leadership role of the head of the room has a positive effect on patient safety. The direct coefficient of patient risk falls on patient safety is greater than the indirect coefficient shows there is an indirect effect of the patient's risk of falling on the implementation of patient safety through the leadership role of the head of the room. the direct coefficient of training on patient safety is greater than the indirect coefficient indicating there is an indirect effect of patient safety training on the implementation of patient safety through the leadership role of the head of the room. and the lack of optimal training obtained by the head of the room resulted in his leadership role not being optimally performed. The management of RSUD Cengkareng in this case was providing a budget, and giving the head of the room the opportunity to take part in training that could support the leadership of the head of the room.Keywords: Management of Risk Prevention of Falling, Training, Implementation of Patient Safety, Role of Leadership of Room Heads
Program Konsumsi Obat Tambah Darah untuk Remaja di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Anggereni, Kustia; Indriaty, Julia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.25296

Abstract

ABSTRAK Anemia defisiensi besi tetap menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi yang masih tinggi di kalangan remaja sekolah. Data nasional menunjukkan bahwa proporsi anemia pada remaja putri belum mencapai terget penurunan yang diharapkan secara konsisten di seluruh wilayah perkotaan seperti Jakarta.Meningkatkan pemahaman siswa remaja putri mengenai anemia, dampak jangka panjang pada kesehatan, dan upaya meningkatkan angka kepatuhan konsumsi tambah darah di lingkungan sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi mengenai pencegahan kejadian anemia pada usia remaja dan program pemerintah dalam penanggulangan anemia pada usia remaja dan program pemerintah dalam penanggulangan anemia pada usia remaja yang dialkukan selama 1 hari. Kegiatan edukasi tentang pencegahan kejadian anemia pada usia remaja dan program pemerintah dalam penanggulangan anemia pada usia remaja kepada siswa kelas X, XI, XII di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta telah terlaksana dengan baik. Selama kegiatan, siswa remaja putri sebagai peserta pengabdian kepada masyarakat sangat antusias terhadap materi yang diberikan. Kata Kunci: Tablet Tambah Darah, Remaja Putri, Anemia.  ABSTRACT Iron deficiency anemia remains a major public health challenge in Indonesia, with a high prevalence among school-age adolescents. National data shows that the proportion of anemia among adolescent girls has not consistently reached the expected reduction target across urban areas such as Jakarta. To increase adolescent female students' understanding of anemia, its long-term impact on health, and to improve adherence to iron supplementation in school settings. This community service was carried out by providing education on preventing anemia in adolescents and government programs to overcome anemia in adolescents which were carried out for 1 day. Educational activities on preventing anemia in adolescents and government programs to address anemia in adolescents for female students in grades X, XI, and XII at SMA Muhammadiyah 13 Jakarta have been implemented well. During the activity, the teenage students as participants were very enthusiastic about the material provided. Keywords: Iron Supplements, Teenage Female, Anemia.