Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Etika Bisnis Islam dalam Penguatan UMKM: Relevansi, Tantangan, dan Model Implementasi Rasha, Nabila; Suwar, Arizul
AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Vol. 4 No. 1 (Juni 2025)
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/jau.v4i1.5883

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep etika bisnis Islam dan relevansinya dalam memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. UMKM memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan, tetapi masih menghadapi persoalan etika, keterbatasan modal, dan rendahnya daya saing. Etika bisnis Islam menawarkan solusi normatif sekaligus praktis melalui prinsip kejujuran (ṣidq), amanah, keadilan (‘adl), larangan riba, gharar, dan maysir, serta tanggung jawab sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu menelaah sumber-sumber primer serta sekunder untuk menganalisis relevansi, tantangan, dan model implementasi etika bisnis Islam pada UMKM. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis Islam berkontribusi positif terhadap peningkatan kepercayaan konsumen, keberkahan usaha, distribusi yang adil, dan pemberdayaan kelompok lemah. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi syariah, keterbatasan akses pembiayaan syariah, dan orientasi profit jangka pendek. Artikel ini menawarkan model penerapan etika bisnis Islam yang integratif, meliputi internalisasi nilai syariah dalam operasional, penggunaan akad keuangan syariah, penerapan prinsip halal dan thayyib, strategi pemasaran etis, serta tanggung jawab sosial. Dengan demikian, etika bisnis Islam tidak hanya berfungsi sebagai landasan moral, tetapi juga sebagai strategi efektif dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM di era global.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Muslim dan Problematika Pengembangannya Rasha, Nabila; Mikraj, Mikraj
AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Vol .4 No. 2 (Desember) 2025
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/jau.v4i2.6336

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat Muslim merupakan isu penting dalam pengembangan masyarakat Islam yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan, kemandirian, dan keadilan sosial. Berbagai konsep dan strategi pemberdayaan ekonomi telah dikembangkan dalam literatur ekonomi Islam, seperti penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah, pemanfaatan zakat dan wakaf produktif, serta pengembangan lembaga keuangan mikro syariah. Namun, dalam praktiknya, pemberdayaan ekonomi masyarakat Muslim masih menghadapi berbagai problematika yang menghambat efektivitas dan keberlanjutannya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat Muslim serta problematika pengembangannya berdasarkan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis buku, artikel jurnal, dan publikasi akademik yang relevan dengan ekonomi Islam dan pengembangan masyarakat Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat Muslim memiliki landasan konseptual yang kuat, tetapi masih terkendala oleh kelemahan kelembagaan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, keterbatasan permodalan, kebijakan yang belum optimal, serta rendahnya literasi ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat Muslim perlu dikembangkan melalui pendekatan yang holistik, terintegrasi, dan berbasis nilai-nilai Islam agar mampu mendukung pembangunan masyarakat Islam yang berkelanjutan.
Peran Literasi Finansial dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Rasha, Nabila; Ramli, Ramli; Khairul Ichsan, Wahyu
Economia: Journal of Economics and Management Vol 3 No 2 (2024): Economia: Journal of Economics and Management
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the role of financial literacy in enhancing welfare and economic resilience through a literature review approach. The focus is on how financial literacy shapes financial behavior and its implications for the economic stability of individuals and households. Data are collected from various sources, including academic journal articles, scholarly books, and reports from relevant institutions. The analysis employs descriptive and comparative methods to identify patterns in the relationship between financial literacy, welfare, and economic resilience. The findings indicate that financial literacy contributes to more structured financial behavior, such as managing expenses, maintaining saving habits, and preparing for economic risks. These practices are associated with improved welfare, reflected in the ability to meet basic needs and maintain financial stability. In addition, financial literacy is linked to economic resilience, particularly in dealing with unexpected situations through financial planning and risk management. However, the effectiveness of financial literacy is influenced by other factors, including education level, income, and access to financial services. Therefore, efforts to improve financial literacy need to be integrated with broader structural support to achieve optimal outcomes in enhancing welfare and economic resilience. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran literasi finansial dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat melalui pendekatan studi pustaka. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana literasi finansial memengaruhi perilaku keuangan serta implikasinya terhadap stabilitas ekonomi individu dan rumah tangga. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, seperti artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan lembaga resmi yang relevan dengan topik penelitian. Analisis dilakukan secara deskriptif dan komparatif untuk mengidentifikasi pola hubungan antara literasi finansial, kesejahteraan, dan ketahanan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi finansial berkontribusi dalam membentuk perilaku keuangan yang lebih terencana, seperti pengelolaan pengeluaran, kebiasaan menabung, dan kesiapan menghadapi risiko ekonomi. Kondisi ini berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan, yang ditandai dengan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga stabilitas keuangan. Selain itu, literasi finansial juga berkaitan dengan ketahanan ekonomi, terutama dalam menghadapi situasi tidak terduga melalui perencanaan keuangan dan pengelolaan risiko. Namun demikian, efektivitas literasi finansial dipengaruhi oleh faktor lain seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan akses terhadap layanan keuangan. Oleh karena itu, peningkatan literasi finansial perlu diintegrasikan dengan upaya yang lebih luas agar dapat memberikan dampak yang optimal terhadap kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat.