Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI DISCHARGE PLANNING TERHADAP KESIAPAN PULANG PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI RUMAH SAKIT MEURAXA Salsabila, Miska; Riza, Saiful; Mulfiyanda, Riyan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49204

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi serius yang sering dialami oleh pasien diabetes mellitus. Edukasi yang efektif mengenai discharge planning dapat membantu pasien memahami kondisi kesehatan mereka, pengobatan yang harus dilanjutkan, serta langkah-langkah pencegahan yang perlu diambil untuk mencegah kekambuhan ulkus. Namun, masih banyak pasien yang kurang siap untuk pulang, yang dapat berkontribusi pada tingginya angka readmisi dan komplikasi.. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi discharge planning terhadap kesiapan pulang pasien Ulkus Diabetikum di Rumah Sakit Meuraxa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental. Sampel sebanyak 30 pasien ulkus diabetikum terdiri dari 15 kelompok kontrol dan 15 kelompok intervensi yang menjalani edukasi discharge planning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan discharge planning kelompok kontrol terhadap kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum (p value 0.044). Ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan discharge planning kelompok intervensi terhadap kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum (p value 0.000). Ada perbedaan kelompok kontrol dan kelompok intervensi setelah diberikan discharge planning terhadap kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum (p value 0.022). Disimpulkan bahwa edukasi discharge planning dalam meningkatkan kesiapan pulang pasien ulkus diabetikum lebih efektif pada kelompok intervensi yaitu pemberian edukasi oleh peneliti.
Kegiatan Home Visit dan Pelayanan Kesehatan Korban Banjir di Puskesmas Karang Baru Fauziah, Fauziah; Desrina, Desrina; Salsabila, Miska; Bengi, Simah; Rahmatika, Nur Azizah; Afriana, Fira Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1769

Abstract

The floods that hit Aceh Tamiang Regency in 2025 resulted in an increase in cases of infectious diseases, skin disorders, respiratory disorders, and psychological problems such as stress and trauma, especially among vulnerable groups. This activity aims to describe the implementation of integrated health services through home visits and health education for flood victims. The method used was a qualitative descriptive design. The number of patients was 21 people. The activity was carried out on January 7–13, 2026. The results showed that the most common illnesses among disaster victims were coughs (19.05%) and diarrhea (19.05%). In addition, respondents were predominantly female (66.67%) and respondents aged 19-59 years (47.62%) who more frequently underwent health checks in Sukajadi Village, Aceh Tamiang District. It was concluded that the most common illnesses found in disaster victims were coughs and diarrhea. In addition, respondents who more frequently underwent health checks in Sukajadi Village were predominantly female and those aged between 19 and 59 years.