Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Preventif Permasalahan Remaja Rhamadianto, Muhamad Iqbal; Shalihah, Nusaibah Mar’atush
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan partisipatif dalam edukasi kesehatan reproduksi pada siswa baru SMAN 1 Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta. Pendekatan ini diterapkan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi peran, dan refleksi personal dengan topik pubertas, tantangan remaja, serta komunikasi sehat. Penelitian menggunakan desain evaluatif dengan pengukuran skor rata-rata pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap sesi, dengan kenaikan skor antara 2,7 hingga 3,4 poin. Peningkatan tertinggi tercatat pada sesi ketiga yang menggunakan metode role play dan studi kasus. Selain peningkatan pengetahuan, pendekatan partisipatif juga terbukti efektif dalam membangun keterampilan sosial, rasa percaya diri, dan sikap asertif siswa dalam menghadapi isu kesehatan reproduksi. Variasi tingkat pemahaman antar siswa mengindikasikan perlunya pendampingan tambahan melalui peer educator dan mentoring sebaya. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi berbasis partisipasi tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat keterampilan sosial dan sikap positif remaja. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum sekolah dengan dukungan kolaborasi lintas sektor antara guru, tenaga kesehatan, dan orang tua.
Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Preventif Permasalahan Remaja Rhamadianto, Muhamad Iqbal; Shalihah, Nusaibah Mar’atush
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan partisipatif dalam edukasi kesehatan reproduksi pada siswa baru SMAN 1 Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta. Pendekatan ini diterapkan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi peran, dan refleksi personal dengan topik pubertas, tantangan remaja, serta komunikasi sehat. Penelitian menggunakan desain evaluatif dengan pengukuran skor rata-rata pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap sesi, dengan kenaikan skor antara 2,7 hingga 3,4 poin. Peningkatan tertinggi tercatat pada sesi ketiga yang menggunakan metode role play dan studi kasus. Selain peningkatan pengetahuan, pendekatan partisipatif juga terbukti efektif dalam membangun keterampilan sosial, rasa percaya diri, dan sikap asertif siswa dalam menghadapi isu kesehatan reproduksi. Variasi tingkat pemahaman antar siswa mengindikasikan perlunya pendampingan tambahan melalui peer educator dan mentoring sebaya. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi berbasis partisipasi tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat keterampilan sosial dan sikap positif remaja. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum sekolah dengan dukungan kolaborasi lintas sektor antara guru, tenaga kesehatan, dan orang tua.
Factors associated with successful vaginal birth after cesarean deliveries Hastuti, Tri Turnianti; Santoso, Agus; Al-Fajri, Galang; Shalihah, Nusaibah Mar’atush; Dina, Aisyah Kafa
Science Midwifery Vol 11 No 6 (2024): February: Midwifery and Health Sciences
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v11i6.1399

Abstract

The high global cesarean section rate, ranging from 10% to 40%, imposes an economic burden at national and individual levels. Due to the increased risk of complications associated with repeated cesarean sections and the safety of vaginal birth after cesarean (VBAC), VBAC has become a preferred strategy. It is crucial to offer mothers appropriate counseling on VBAC, considering potential benefits and risks, as well as understanding other factors influencing the choice of childbirth mode. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted, utilizing data from medical records of patients who gave birth at Dr. Tjitrowardojo Hospital Purworejo from January 2022 to December 2022. Data from 108 subjects were analyzed using Chi-square to identify variables correlated with VBAC spontaneous delivery. Mothers who successfully delivered VBAC at a non-risk age numbered 32 (55.6%). Mothers with a parity history of ≥2 who successfully delivered VBAC numbered 47 (45.2%). Mothers who delivered babies with normal birth weight and successfully delivered via VBAC numbered 39 (41.5%). Abnormal birth weight was significantly associated with VBAC failure (PR=3.526 (1.031-12.062), p=0.036). There were 8 (72.2%) babies with an Apgar score <6 at 5 minutes after VBAC. Abnormal birth weight is associated with the failure of spontaneous VBAC delivery at Dr. Tjitrowardojo Hospital Purworejo.