Usadani, Galuh Bunga
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan 听说 (Tīng Shuō) Bahasa Mandarin Level Basic bagi Karyawan PT. Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. Pasuruan Firdaus, Dhevy Olivia; Putri, Amira Eza Febrian; Muyassaroh, Lukluk Ul; Usadani, Galuh Bunga
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9851

Abstract

Kemampuan komunikasi dalam bahasa Mandarin menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan yang menjalin kerja sama dengan mitra bisnis dari Tiongkok. PT. Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. Pasuruan menghadapi tantangan dalam komunikasi internasional akibat keterbatasan karyawan dalam memahami dan menggunakan bahasa Mandarin, khususnya pada aspek menyimak (tīng) dan berbicara (shuō). Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan program pelatihan Bahasa Mandarin Bisnis Dasar dengan pendekatan interaktif dan praktik langsung, seperti simulasi percakapan dan role-playing. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam lima pertemuan dengan materi: perkenalan diri, informasi pekerjaan, instruksi kerja, penjadwalan pertemuan, dan negosiasi bisnis. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan: persiapan, perancangan, pelaksanaan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui tes keterampilan serta umpan balik peserta via Google Form. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam memahami dan menggunakan bahasa Mandarin dasar dalam konteks bisnis, serta meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi. Pelatihan ini dinilai berhasil meningkatkan kompetensi dasar komunikasi internasional dan direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Hermeneutic Interpretation of Confucian Wisdom in 孔子说 Kǒngzǐ Shuō: Philosophical Study and Contemporary Relevance Usadani, Galuh Bunga; Muyassaroh, Lukluk Ul; Putri, Amira Eza Febrian; Firdaus, Dhevy Olivia; Octavia, Nurila Shanti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7087

Abstract

This study explores the philosophical and contemporary relevance of Confucian ethics through a hermeneutic interpretation of Shen Qiguo’s Kǒngzǐ Shuō: Nǐhǎo! (孔子说:你好!). Employing a qualitative philosophical–hermeneutic method, the research examines nine quotations reflecting the five Confucian virtues—仁 (Ren, humanity), 义 (Yi, righteousness), 礼 (Li, propriety), 智 (Zhi, wisdom), and 信 (Xin, integrity)—and focuses in depth on four key quotations: empathy (Ren), filial devotion (Li), learning (Zhi), and self-reflection (Yi/Zhi). Each quotation is analyzed through three interpretive stages: historical understanding, dialogical interpretation, and contemporary relevance. The findings reveal that these maxims form a cyclical ethical structure where empathy nurtures devotion, devotion fosters humility in learning, and learning culminates in self-reflection, which in turn reinforces empathy. This ethical circle demonstrates that Confucian values are dynamic, dialogical, and adaptable to modern contexts such as education, character formation, professional ethics, and organizational culture. The study highlights how hermeneutic engagement with classical Chinese philosophy can provide culturally grounded insights for contemporary moral education and leadership development.
Kajian Ekokritik : Representasi Alam dalam Karya Sastra Klasik Tiongkok pada Era 宋朝 (Sòng Cháo) Firdaus, Dhevy Olivia; Mardasar, Octi Rjeky; Ventivani, Aiga; Usadani, Galuh Bunga; Rabbani, Dzun Nun Septin Renda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.6986

Abstract

Sastra klasik Tiongkok merupakan warisan budaya yang sarat nilai filosofis, di mana alam tidak hanya menjadi latar, tetapi juga simbol bermakna. Dalam konteks tersebut, ekokritik hadir sebagai pendekatan untuk memahami bagaimana karya sastra merefleksikan interaksi manusia dengan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan mengkaji representasi alam dalam puisi Dinasti Song melalui perspektif ekokritik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data antologi 宋词三百首 (Sòng Cí Sān Bǎi Shǒu), dianalisis menggunakan pendekatan ekokritik Cheryll Glotfelty (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur alam seperti bunga, kupu-kupu, burung walet, gunung, awan, dan gerimis berfungsi bukan sekadar sebagai ornamen estetis, tetapi juga simbol filosofis yang mencerminkan cinta, kefanaan, ketenangan batin, dan harmoni kosmos. Relasi manusia dan alam dalam keempat puisi tersebut memperlihatkan kesadaran ekologis yang kuat, di mana alam dipandang sebagai entitas hidup yang menyatu dengan batin manusia. Pandangan alam dalam karya-karya ini berpijak pada nilai-nilai filsafat Konfusianisme dan Taoisme: Konfusianisme menekankan keseimbangan moral dan sosial, sedangkan Taoisme mengajarkan keselarasan alami melalui prinsip ziran (自然) dan wu wei (无为). Kedua pandangan tersebut berpadu dalam konsep tian ren he yi (天人合一), yaitu kesatuan antara manusia dan alam. Dengan demikian, puisi-puisi Dinasti Song tidak hanya menghadirkan keindahan alam secara puitis, tetapi juga menyampaikan pesan ekologis lintas zaman bahwa kebijaksanaan sejati tercapai ketika manusia hidup selaras dengan alam dan menjaga keseimbangan kosmos.