Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : KEPUASAN PENGGUNA DAN FAKTOR PENENTUNYA PADA LAYANAN TRANSPORTASI ONLINE DI INDONESIA Panuntun, Arga Satria; Inayati, Nabilla Rahma; Aprianto, Rizal
Jurnal Qua Teknika Vol 15 No 02 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v15i02.4823

Abstract

Amidst intense competition in the online transportation sector in Indonesia, customer satisfaction has become crucial, yet related research remains fragmented. This study conducted a Systematic Literature Review (SLR) of journals from 2021 to 2025 to map trends, platforms, and factors influencing user satisfaction. The analysis results show that Gojek and Grab are the most frequently studied platforms. Service quality and price are the most commonly analyzed factors and have consistently been proven to have a positive and significant impact on user satisfaction. This study integrates existing findings to provide a comprehensive overview.
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA BERDASARKAN IMPLEMENTASI SELF EXPLAINING ROAD DAN FORGIVING ROAD DENGAN METODE HIRA Panuntun, Arga Satria; Baskoro, Baskoro; Masuang, Raynaldi Saputra; Taupiqqurrohman, Taupiqqurrohman; Hadi, Suprapto
Rang Teknik Journal Vol 9, No 1 (2026): Vol. 9 No. 1 Januari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v9i1.6985

Abstract

Jalan Moga - Guci merupakan akses penting menuju destinasi wisata di Kabupaten Tegal, namun karena kondisi geometrik jalan yang sulit dan minimnya sarana dan prasarana keselamatan, maka jalan tersebut menjadi rawan terjadinya kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan kemungkinan risiko berdasarkan penerapan konsep Self-Explaining Road (SER) dan Forgiving Road (FR), dengan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Pelaksanaan penelitian ini melalui observasi lapangan sepanjang 3,016 km dan menganalisis 12 titik defisiensi jalan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 66% dari potensi bahaya berada dalam kategori risiko moderate, 17% high, dan 17% low. Mayoritas bahaya memiliki tingkat kemungkinan kejadian unlikely namun berdampak moderate hingga major jika terjadi kecelakaan. Temuan risiko tertinggi berada di titik STA 1+800 dan 2+400 akibat kombinasi kerusakan perkerasan dan visibilitas rendah. Studi ini membuktikan bahwa penerapan prinsip Self-Explaining Road (SER) dan Forgiving Road (FR) dalam desain jalan dapat membantu meminimalisir risiko kecelakaan. Diperlukan intervensi berbasis rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan keselamatan di koridor pada jalur tersebut.