Rohmah, Nanda Dwi
STKIP Muhammadiyah OKU Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMETAAN KONSEP GAYA DALAM PROSES PEMBUATAN LEPET PADA KONSEP DASAR IPA SD Sholeha, Fajriatun; Rohmah, Nanda Dwi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.11196

Abstract

Pemahaman mengenai gaya merupakan salah satu elemen kunci dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Sayangnya, penyajian materi ini kerap kali bersifat abstrak dan kurang mengaitkan dengan kearifan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan konsep gaya dalam proses pembuatan lepet sebagai upaya pemetaan konsep dasar gaya dalam konteks pembelajaran IPA di SD. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana konsep gaya dapat dijelaskan melalui aktivitas pembuatan lepet sehingga relevan untuk diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran IPA. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta dokumentasi terhadap kegiatan pembuatan lepet di masyarakat Ogan Komering Ulu Timur. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tahapan-tahapan dalam pembuatan lepet mengandung penerapan berbagai jenis gaya, seperti gaya tekan saat mengaduk adonan, gaya tekan dan tarik ketika membungkus, serta gaya panas dan tekanan uap saat merebus. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik budaya lokal seperti pembuatan lepet memiliki potensi besar sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran IPA di SD. Menggabungkan konsep-konsep ilmiah dengan aktivitas budaya sehari-hari dapat membantu siswa memahami sains secara lebih mendalam, relevan, dan kontekstual dalam kehidupan mereka.
ANALISIS MISKONSEPSI PADA BUKU IPAS KELAS V KURIKULUM MERDEKA Rahmadhani, Novi Laila; Rohmah, Nanda Dwi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.17985

Abstract

Kesalahan konsep dalam proses pembelajaran dapat berasal dari berbagai faktor, seperti peserta didik, pendidik, buku pelajaran, isi materi, maupun strategi pengajaran yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk miskonsepsi yang terdapat dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V Kurikulum Merdeka yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2021. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis sejumlah konsep yang berpotensi membingungkan siswa. Kajian ini dilakukan melalui metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur relevan. Teknik pengumpulan data mencakup observasi dan dokumentasi terhadap isi buku. Objek utama penelitian adalah buku teks IPAS kelas V yang digunakan dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua kategori miskonsepsi yang ditemukan dalam buku tersebut. Pertama, overgeneralization, yaitu ketika suatu gagasan hanya menggambarkan sebagian dari konsep IPA secara tidak menyeluruh. Kedua, oversimplification, yaitu ketika konsep disederhanakan secara berlebihan hingga mengaburkan atau menyimpangkan makna aslinya. Miskonsepsi oversimplification ditemukan pada konsep "cahaya merambat lurus", Sedangkan overgeneralization muncul pada topik-topik seperti penyakit influenza, sistem pencernaan manusia, gangguan penglihatan seperti rabun dekat dan rabun jauh, serta konsep bahwa cahaya dapat menembus benda bening. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pendidik dan peserta didik melengkapi pembelajaran dengan sumber lain untuk memperkaya pemahaman konsep yang benar.