Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EDUKASI KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN POSTER DI SDN KOMODO INERIE LASIANA Sukmawati; Erry Ersani; Dewi Elfrida Sihombing; I Kadek Yoga Kertiyasa
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3896

Abstract

Edukasi kebersihan pada siswa merupakan aspek penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Edukasi kebersihan pada siswa harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai metode dan media untuk mencapai hasil yang optimal. Edukasi kebersihan melalui media poster merupakan salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya lingkungan yang bersih. Edukasi kebersihan lingkungan dapat dilakukan sejak jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) untukm membentuk karakter siswa. Selain itu, tujuan edukasi kebersihan lingkungan untuk membentuk kesadaran terhadap kepedulian lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 20 Novemnber 2024 di SD Negeri Inerie, Kecamatan Lasiana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan edukasi kebersihan lingkungan dilakukan melalui poster dengan metode ceramah dan tanya jawab dengan peserta didik.
Modalitas Belajar pada Pembelajaran Geografi: Tinjauan Literatur dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Manek , Agustinus Hale; Sunimbar, Sunimbar; Ersani, Erry
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v13i2.94765

Abstract

Geography learning can encourage and inspire students to think critically, analytically, and creatively in identifying, understanding, and solving problems. Geography learning involves differences in student characteristics in absorbing and processing information. However, learning effectiveness can be influenced by understanding according to student characteristics, especially related to the learning modality used in absorbing information. This article aims to examine in depth the role of learning modalities in geography learning, as well as assess the effectiveness of modalities in learning. The method used in writing this article is a literature review of various literature by analyzing various sources relevant to the learning topic and learning styles. The results of the study found that geography learning that integrates various modalities in a multimodal manner is more effective in improving conceptual understanding in learning. Therefore, contextual, adaptive, and experienced geography learning is highly recommended to accommodate the diversity of student characteristics and encourage the optimal achievement of 21st-century competencies.
Respon Peserta Didik Terhadap Media Pembelajaran Ular Tangga Guncang Bumi Ersani, Erry; Akbar, Sahrul
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jimp.v5i1.13402

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap risiko dan bahaya bencana gempa bumi harus dimulai sejak dini dan diterapkan secara berkelanjutan. Pendidikan mitigasi bencana yang paling efektif dan efisien dilakukan melalui pembelajaran di sekolah. Ketersediaan media pembelajaran berperan sebagai alat bantu dan media pendidikan yang mempermudah peserta didik dalam menyerap dan memahami materi. Salah satu media pembelajaran mitigasi bencana gempa bumi yang adalah Ular Tangga Guncang Bumi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon peserta didik dalam menggunakan media pembelajaran ular tangga untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan dalam menghadapi ancaman bencana alam gempa bumi. Penelitian ini merupakan penelitian research and development. Model pengembangan yang digunakan mengadopsi desain penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian ini dilakukan pada kelas XI MIPA SMA Negeri 5 Yogyakarta dengan subjek uji coba sebanyak 20 peserta didik.  Teknik analisis data dalam penelitian terdiri dari analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon penilaian peserta didik terhadap media pembelajaran Ular Tangga Guncang Bumi mendapatkan rerata skor 3,5 yang tergolong dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Development of Animated Video Learning Media to Improve Learning Outcomes in Senior High School Students at Rote Barat Laut 1 Ledoh, Erlyn Marleni; Ersani, Erry; Samin, Mikael
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v5i1.3371

Abstract

Education is important for every generation, especially the younger generation. The use of learning media that utilizes available digital technology can be employed in education, such as animated media created with Canva. Canva can produce images and sounds as teaching aids, using the senses of sight and hearing in the process of absorbing learning material. The aim of this study is to determine the effect of animated video learning media with flora and fauna content on improving student learning outcomes at Rote Barat Laut 1 Senior High School. The method used in this study is Research and Development, which employs a research model consisting of the steps Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data collection instrument used is a test. The data analysis technique used is the independent t-test. The analysis results showed that the average pre-test score for the experimental class was 48.32 and the average post-test score was 86.2, while for the control class, the average pre-test score was 50.09 and the post-test score was 72.26. Based on calculations, the effect size (Cohen’s d) between the post-test scores of the experimental and control classes was 1.87. Therefore, it can be concluded that the development of animated video learning media with flora and fauna content significantly influenced the cognitive learning outcomes of students.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android untuk Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan Mahasiswa Papua Akbar, Sahrul; Ersani, Erry
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31057

Abstract

Pengembangan media pembelajaran berbasis android belum banyak dilakukan di Universitas Cenderawasih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan kelayakan media pembelajaran berbasis android terhadap kompetensi pengetahuan mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RnD). Subjek uji coba pada penelitian adalah mahasiswa sebanyak 27 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, dokumentasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis android sangat layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan mahasiswa. Hal ini dibuktikan nilai akhir rata-rata mahasiswa pada kelas eksperimen sebesar 90 dengan persentase ketuntasan belajar mahasiswa sebanyak 88,88%.
EDUKASI KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN POSTER DI SDN KOMODO INERIE LASIANA Sukmawati; Erry Ersani; Dewi Elfrida Sihombing; I Kadek Yoga Kertiyasa
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3896

Abstract

Edukasi kebersihan pada siswa merupakan aspek penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Edukasi kebersihan pada siswa harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai metode dan media untuk mencapai hasil yang optimal. Edukasi kebersihan melalui media poster merupakan salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya lingkungan yang bersih. Edukasi kebersihan lingkungan dapat dilakukan sejak jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) untukm membentuk karakter siswa. Selain itu, tujuan edukasi kebersihan lingkungan untuk membentuk kesadaran terhadap kepedulian lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 20 Novemnber 2024 di SD Negeri Inerie, Kecamatan Lasiana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan edukasi kebersihan lingkungan dilakukan melalui poster dengan metode ceramah dan tanya jawab dengan peserta didik.
PENGUATAN KEMAMPUAN SITASI MELALUI PELATIHAN MENDELEY BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI Poppy Haryani; Martina Ayu Sejati; Erry Ersani; Tugma Jaya Manalu; Andrinata
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4285

Abstract

Pemahaman terhadap manajemen referensi dan teknik sitasi yang benar masih menjadi tantangan bagi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah, terutama karena kurangnya pemahaman terhadap penggunaan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley. Berangkat dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengelola referensi secara sistematis dan melakukan sitasi sesuai kaidah akademik. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik, yang dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu pengenalan aplikasi Mendeley dan simulasi penggunaan Mendeley sekaligus penerapan sitasi pada artikel ilmiah. Kegiatan ini dilakukan secara interaktif agar mahasiswa dapat secara langsung mempraktikkan penggunaan fitur-fitur utama dalam Mendeley. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam penggunaan aplikasi tersebut dan mampu menerapkannya dengan benar dalam penyusunan karya ilmiah. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif dalam mendukung keterampilan akademik mahasiswa, khususnya dalam pengelolaan referensi dan sitasi. Kata kunci: Karya ilmiah, Mendeley, Sitasi, Referensi
Pengembangan Media Pembelajaran Gempa Bumi Tektonik Erry Ersani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu yang rawan terjadi gempa bumi tektonik. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengintegrasikan materi mitigasi bencana gempa bumi tektonik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi Android pada materi mitigasi bencana gempa bumi tektonik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE, (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Ruang lingkup penelitian dibatasi hanya sampai pada tahap development. Pada tahap ini, peneliti memfokuskan kegiatan pada proses pengembangan produk berupa media pembelajaran serta melakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media untuk memastikan kualitas isi, kelayakan tampilan, serta kesesuaian fungsi media yang dikembangkan. Hasil validasi dari ahli materi dan media menunjukan bahwa media yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak.
Enhancing vocational students’ learning activeness through the implementation of problem-based learning Pangestu, Satria; Marsono, Marsono; Ersani, Erry; Anwar, Sayit
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v13i2.20998

Abstract

This study investigates the effectiveness of Problem-Based Learning (PBL) in enhancing learning activeness among vocational students in the Light Vehicle Engineering subject. A participatory classroom action research design based on the Kemmis and McTaggart model was implemented over two cycles. Data on learning activeness were collected using structured observation sheets, while instrument validity and reliability were confirmed through SPSS v.26, with all items showing acceptable validity (r > 0.334) and Cronbach’s Alpha values of 0.65 and 0.77 for cycles 1 and 2. A minimum target of 75% learning activeness was established. Results revealed a substantial improvement, with student activeness rising from an average score of 14.4 (58%, medium category) to 19.9 (80%, high category). These findings demonstrate that PBL effectively promotes learning activeness and supports more engaging, student-centered vocational education practices. Keywords: Gaps, Problem Based Learning, learning activeness, vocational students   Implementation of Problem Based Learning (PBL) learning model to increase the learning activeness of vocational students   Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keaktifan siswa SMK pada mata pelajaran kejuruan Teknik Kendaraan Ringan.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) partisipatif dengan menggunakan desain milik Kemmis & McTaggart yang dilakukan selama 2 siklus. Metode pengambilan data menggunakan lembar observasi. Pengujian instrumen dilakukan melalui Uji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS v.26 yang dinyatakan valid dan reliabel. Validitas memperoleh nilai r lebih dari 0.334, sedangkan reliabilitas Alpha Cronbach’s siklus 1 r= 0,65; siklus 2 r=0,77. Selain itu peneliti menentukan target rata-rata keaktifan minimal 75%. Hasil keaktifan siswa dari siklus 1 didapatkan rata-rata skor sebesar 14,4 atau 58% dalam kategori sedang kemudian di siklus 2 memperoleh skor 19,9 atau 80% dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning efektif dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran siswa SMK.
PEMANFAATAN E-MODUL TEKNOLOGI PAKAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DI SEKOLAH KEJURUAN Kertiyasa, I Kadek Yoga; Sihombing, Dewi Elfrida; Ersani, Erry; Ayuningsih, Ni Wayan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34448

Abstract

Abstrak: Perkembangan kemajuan teknologi revolusi industri 5.0 di bidang pendidikan mengalami transformasi menuju digitalisasi pembelajaran. Sekolah tidak lagi menerapkan pembelajaran secara konvensional dengan buku cetak tetapi dituntut untuk menciptakan inovasi media pembelajaran berbasis digital. Kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan e-modul teknologi pengolahan pakan sebagai media pembelajaran berbasis digital. Metode dalam kegiatan pengabdian yaitu sosialiasi dan penginstalan E-Modul teknologi pakan ternak di Sekolah Kejuruan yang menyasar peserta didik kelas 10 dan 11 sebanyak 100 orang dan 4 orang guru pendamping.Berdasarkan hasil analisis deskriptif melalui pretest dan posttest terjadi peningkatan sebesar 73.73% pengetahuan siswa dalam teknologi pakan ternak. E-modul teknologi pakan ternak dapat digunakan untuk siswa dan guru dalam pembelajaran.Abstract: The development of technological advances in the 5.0 industrial revolution in the field of education has undergone a transformation towards the digitization of learning. Schools no longer apply conventional learning methods using textbooks but are required to develop innovative digital-based learning media. This program was designed to develop e-modules on feed processing technology as digital-based learning media. The methods used in this community service activity were the dissemination and installation of e-modules on animal feed technology in vocational schools, targeting 100 students in grades 10 and 11 and 4 accompanying teachers. Based on the results of descriptive analysis through pre-tests and post-tests, there was a 73.73% increase in students' knowledge of animal feed technology. The E-module on animal feed technology can be used by students and teachers in learning.