Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Efektif dalam Perencanaan Biaya dan Optimalisasi Sumber Pendanaan Satuan Pendidikan Islam Syamsiyah, Nayla Eka; Tsabita, Salsabila Amanda; Mardiyah, Mardiyah
Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi Vol. 6 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/simo.v6i2.4555

Abstract

Purpose: This study aims to explore effective strategies in cost planning and optimizing funding sources to support the sustainability of Islamic education units. Methodology/approach: The research uses a library research method with a qualitative approach, collecting and analyzing data from various literature sources such as books, journals, and scientific articles related to effective strategies in cost planning and funding optimization for Islamic education units. Results/findings: The study finds that systematic and transparent financial planning, along with the application of digital technology in financial management, can effectively address financial challenges. Transparency and accountability are crucial to increasing stakeholder trust, enabling Islamic education units to operate more effectively and sustainably. Conclutions: By implementing well-structured cost planning strategies and optimizing funding sources, Islamic education units can operate more effectively and sustainably. This research is expected to serve as a reference and make a positive contribution to Islamic educational institutions. Limitations: This study is limited to theoretical analysis based on secondary data without direct field studies or primary data collection. Contribution: This study provides a reference for Islamic education units seeking to implement effective financial strategies, contributing to the field of Islamic education management and finance.
Hubungan Internal Karyawan Dan Dinamika Industrial: Srtategi Membangun Harmoni Dan Produktivitas Di Tempat Kerja Lailiya, Risa; Tsabita, Salsabila Amanda; Mardhiyah, Mardhiyah
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v16i1.8271

Abstract

Hubungan internal kekaryawanan dan hubungan industrial adalah komponen yang sangat penting dalam pengelolaan sumber daya manusia yang bertujuan menumbuhkan suasana kerja yang harmonis, produktif, dan adil. Hubungan internal mencakup beberapa aspek penting, yaitu komunikasi, interaksi, dan koordinasi antara pekerja serta dengan manajemen, sementara hubungan industri berisi sistem interaksi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Fokus penelitian ini diarahkan pada dua aspek, yaitu mendefinisikan relasi internal karyawan serta menguraikan aktivitas-aktivitas dalam hubungan industri, serikat pekerja, kontrak kerja, dan kesepakatan kerja bersama (KKB). Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi pustaka (Library Research) dengan menganalisis literatur, jurnal akademis dari Google Scholar dan Publish or Perish, serta referensi-referensi relevan lainnya. Temuan yang dihasilkan menunjukkan bahwa serikat pekerja memiliki peran strategis dalam memperjuangkan hak-hak pekerja melalui kontrak kerja bersama dan penyelesaian konflik industri. Selain itu, berbagai aktivitas internal karyawan seperti promosi, demosi, pemecatan, dan pensiun berfungsi sebagai instrumen pengelolaan sumber daya manusia. Konflik yang muncul, baik personal, intragroup, maupun intergroup, dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka, mediasi, konseling, maupun pelatihan manajemen konflik. Sebagai kesimpulan, pemahaman yang mendalam tentang relasi internal karyawan dan hubungan industri yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat loyalitas, serta menciptakan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan Kata kunci: Hubungan internal karyawan, Hubungan industrial, Serikat pekerja, Perjanjian kerja, dan Konflik kerja