Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peta Tangguh: Pengetahuan Kapasitas Komunitas Desa Tandassura melalui Pemetaan Partisipatif Zona Risiko Banjir untuk Perencanaan Tata Lahan Adaptif: Resilient Mapping: Exploring the Adaptive Capacity of the Tandassura Village Community through Participatory Flood Risk Zoning for Adaptive Land-Use Planning Mahful, Rafid; Deril, Virda Eviyanti; Adyla, Nur; Ellyni Dwi Fortuna; Pahrul, Pahrul
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8263

Abstract

Pembuatan peta partisipatif merupakan pendekatan kolaboratif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pemetaan wilayahnya. Metode ini tidak hanya menghasilkan representasi spasial yang lebih akurat, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam memahami potensi ancaman, kerentanan, dan sumber daya yang dimiliki. Dalam konteks pengelolaan risiko bencana banjir di desa Tandassura, kecamatan Limboro, kabupaten Polewali Mandar, peta partisipatif digunakan untuk mengidentifikasi variasi tingkat ancaman, kerentanan sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan, serta kapasitas komunitas dalam menghadapi bencana. Melalui diskusi kelompok, survei lapangan, dan metode overlay dengan sistem informasi geografis (SIG), diperoleh informasi yang lebih kaya karena mencakup pengetahuan masyarakat lokal. Hasil pemetaan menunjukkan adanya perbedaan tingkat risiko antar-dusun, di mana dusun Tandassura memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dusun-dusun Lembang dan Lewukang. Temuan ini menekankan pentingnya peta partisipatif sebagai alat mitigasi, perencanaan pembangunan desa, serta dasar kebijakan pengurangan risiko bencana. Dengan demikian, pembuatan peta partisipatif tidak hanya berfungsi sebagai media visualisasi spasial, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa tangguh bencana.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal: melalui Pelatihan Pembuatan Komposter dan Dampaknya untuk Ekowisata Berkelanjutan di Pamboborang Aksar , Futri Adriana; Deril, Virda Eviyanti; Lestari, Sri Apriani Puji; Okviyani, Nur; Sarmila, Sarmila
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 8 No. 1 (2026): Madani : Februari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/9wc4e050

Abstract

Organik waste management is a major challenge in developing ecotourism in Pamboborang Village, Majene Regency, West Sulawesi. This community service activity aimed to empower the local community, particularly the blacksmith group, through training in simple composter construction to support sustainable organik waste management. The applied methods included a one-day intensive workshop, one-month post-training mentoring, and pre-test and post-test evaluations using structured questionnaires. The training involved constructing composters using two lidded buckets, perforated PVC pipes, and a leachate tap. The results indicated a 70% increase in participants’ knowledge, with the highest improvement (40%) in technical aspects of composter making. Post-training monitoring showed that 80% of participants continued to use the composters after three months. This activity provided environmental benefits through a 40% reduction in organik waste and socio-economic benefits by increasing awareness of cleanliness and promoting compost utilization for local agriculture. The novelty of this program lies in its integration of technical training with a community-based mentoring system, which enhances the sustainability of ecotourism development in Pamboborang. Â