Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH SEBAGAI FAKTOR PENENTU KESEJAHTERAAN DAN PENINGKATAN MUTU HIDUP MASYARAKAT PEDESAAN Bahruddin, Bahruddin; S, Sukri; Dayu Suhardi
Cateris Paribus Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Cateris Paribus Journal
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/cpj.v5i2.4052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani bawang merah serta kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan di Desa Bungin, Dusun Palembongan, Kabupaten Enrekang. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 16 petani bawang merah yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani bawang merah memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan taraf hidup ekonomi keluarga. Namun, pendapatan tersebut masih sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti fluktuasi harga, perubahan cuaca, dan serangan hama yang menyebabkan ketidakstabilan ekonomi rumah tangga petani. Kondisi ini mengakibatkan petani sering mengalami kesulitan dalam merencanakan keuangan secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendapatan usaha tani bawang merah merupakan faktor penentu kesejahteraan masyarakat pedesaan, tetapi memerlukan dukungan kebijakan, penguatan kelembagaan, dan penerapan teknologi tepat guna agar mampu memberikan pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Harmoni Dalam Keberagaman: Toleransi di Kampung Jawa Muslim Dauh Puri Kaja Denpasar Nufus, Fina Izzatun; Setianingsih, Dwi; S, Sukri
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 4, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18239039

Abstract

This study examines the practice of tolerance and harmony that is manifested in the daily lives of the community in Kampung Jawa Muslim, Dauh Puri Kaja, Denpasar. This community is an example of the success of coexistence between the Muslim minority and the Hindu majority in the context of Bali’s multicultural society. Using a descriptive qualitative approach and historical data, this study traces the origins of the Javanese Muslim community, the role of community leaders, and forms of social interaction that reflect the values of tolerance. The results of the study show that harmony does not occur instantly, but is the result of a long process of adaptation, cross-cultural communication, and collective awareness of the importance of maintaining harmony. Kampung Jawa Muslim is a real model of tolerance based on local cultural roots and religion.