Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

WORKSHOP PEMBUATAN MODUL AJAR DENGAN CANVA DAN CHATGPT BAGI GURU MTS INSAN CITA MORU Amsidi, Mukmin; Plaikari, Rizal Pasoma; Peka, Musrifa; Akbar, Rachadad Najmal; Mauring, Dewi Yanti
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.32502

Abstract

ABSTRAK                                                                            Perkembangan teknologi digital menuntut adanya metode pembelajaran yang inovatif, visual, dan interaktif. Tetapi, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak guru, khususnya di MTs Insan Cita Moru, masih mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar berbasis teknologi. Analisis situasi tersebut menjadi dasar pentingnya kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan dari workshop adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membuat modul ajar digital dengan memanfaatkan dua platform, Canva dan ChatGPT. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka selama satu hari penuh dengan metode ceramah, praktik langsung, dan evaluasi produk. Mitra sasaran adalah delapan guru MTs Insan Cita Moru dengan latar belakang mata pelajaran yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi peserta, di mana 88% mampu menggunakan Canva untuk menyusun modul ajar visual, dan 75% mampu menggunakan ChatGPT untuk membuat konten pembelajaran. Setiap guru berhasil menghasilkan satu modul ajar digital sebagai produk akhir. Hasil wawancara juga mengonfirmasi bahwa seluruh peserta menilai kegiatan sangat bermanfaat, relevan dengan kebutuhan mereka, serta membantu implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mendukung peningkatan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kata kunci: Canva; ChatGPT; Modul Ajar Digital ABSTRACTThe development of digital technology requires the adoption of innovative, visual, and interactive learning methods. However, the reality shows that many teachers, particularly at MTs Insan Cita Moru, still face difficulties in creating technology-based teaching modules. This situation analysis underlines the urgency of community service activities. The main purpose of this workshop was to improve teachers’ skills in developing digital teaching modules using two platforms, Canva and ChatGPT. The program was conducted face-to-face for one full day through lectures, hands-on practice, and product evaluation. The target partners were eight teachers from MTs Insan Cita Moru with diverse teaching backgrounds. The results indicated a significant improvement in participants’ competencies, where 88% successfully used Canva to design visual teaching modules, and 75% were able to use ChatGPT to generate learning content. Each participant produced one digital teaching module as the final outcome. Interview results also confirmed that all participants found the workshop highly beneficial, relevant to their needs, and supportive of implementing the Merdeka Curriculum. Therefore, this activity effectively enhanced teachers’ capacity to face educational challenges in the digital era. Keywords: Canva; ChatGPT; Digital Teaching Module
Pendampingan Pendalaman Materi Matematika Berbasis Etnomatematika Santri Pondok Pesantren Cijantung 7 Kalabahi Likur, Fadhillah Abdul Halik; R, Nurdin; Balikh, Ratna Abdul Pakdin; Sibala, Ismawati; Peka, Musrifa
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i3.33869

Abstract

One thing that can bridge the gap between culture and education is ethnomathematics. Ethnomathematics is a form of mathematics influenced by or based on culture. Through the application of ethnomathematics in education, especially mathematics education, will bring better understanding of students about both knowledge and culture of theirs. This way will help teacher for teaching cultural values in students so that cultural values which are part of the national character are embedded from an early age of student. The formation of this new scheme should be from the scheme that already exists in the student. Therefore, in teaching formal mathematics (school mathematics), teachers should start with informal mathematics which is applied by children in society. If a child has a good schema about mathematics used in daily basis increase the existing knowledge the teacher strengthens the existing schema or forms a new schema based on the existing schema.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI CANVA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA  PADA PELAJARAN IPAS KELAS V DI  SD GMIT 004 LAWAHING  KECAMATAN  MUTIARA KABUPATEN ALOR TAHUN PELAJARAN2024/2025 Lakalapay, Maria; Badu, Khumaira M.; Galeko, Marzuki; Peka, Musrifa
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kalabahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11377/r6jdcz83

Abstract

The Effect of Canva Application-Based Learning Media on Student Learning Motivation in Fifth Grade Science at GMIT 004 Lawahing Elementary School, Mutiara District, Alor Regency, in the 2024/2025 Academic Year The purpose of this study was to determine the effect of Canva Application-Based Learning Media on Fifth Grade Science at GMIT 004 Lawahing Elementary School. The research method used was quantitative with an experimental approach. The results showed a significant difference in the post-test results between the control class and the experimental class, with average scores of 26.25 and 36.86, respectively. Furthermore, the average t-test results were also greater than the t-table value, which was 8.13 and 2.41, respectively. Therefore, Ho was rejected and Ha was accepted.
ANALISIS KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Peka, Musrifa; Balikh, Ratna Abdul Pakdin; Likur, Fadhillah Abdul Halik; Amsidi, Mukmin
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9898

Abstract

This study aims to analyze students’ difficulties in solving problems of systems of linear equations in two variables and to identify the factors causing these difficulties among eighth-grade students at UPTD SMP Negeri Anlawening. This research employed a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of 22 students, with 6 students selected as samples through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using descriptive qualitative analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that students experience various difficulties in solving problems of systems of linear equations in two variables, including difficulties in conceptual understanding, arithmetic operations, understanding word problems, applying solution methods, and remembering formulas. The factors causing these difficulties consist of internal factors, such as low learning interest, motivation, and basic mathematical skills, as well as external factors, such as an unconducive learning environment and lack of parental support. Efforts to overcome these difficulties include providing regular practice exercises, applying individual approaches, using varied teaching methods, and fostering collaboration among teachers, students, and parents. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya pada peserta didik kelas VIII UPTD SMP Negeri Anlawening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 22 peserta didik, dengan sampel sebanyak 6 peserta didik yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami berbagai kesulitan dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel, meliputi kesulitan dalam pemahaman konsep, operasi hitung, memahami soal cerita, penggunaan metode penyelesaian, serta daya ingat terhadap rumus. Faktor penyebab kesulitan terdiri dari faktor internal, seperti rendahnya minat belajar, motivasi, dan kemampuan dasar matematika, serta faktor eksternal, seperti lingkungan belajar yang kurang kondusif dan kurangnya dukungan orang tua. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut antara lain pemberian latihan soal secara rutin, pendekatan individual, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta kerja sama antara guru, peserta didik, dan orang tua.
PEMANFATAN DAUN KELOR SEBAGAI PEWARNA ALAMI BENANG TRADISIONAL PADA KELOMPOK TENUN Peka, Musrifa; Likur, Fadhillah A.H.; Balikh, Ratna A. P.; Nurdin, Nurdin; Amsidi, Mukmin; Muhammad, Ade Sri
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38526

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Tenun tradisional di Kabupaten Alor, khususnya di Desa Batu, merupakan bagian penting dalam pelestarian budaya dan ekonomi masyarakat. Namun, kelompok tenun di Desa Batu masih menghadapi permasalahan dalam penggunaan pewarna alami karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam teknik ekstraksi dan pewarnaan benang, sehingga masyarakat lebih banyak menggunakan pewarna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui metode pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan kelompok tenun dalam memanfaatkan bahan alami sebagai pewarna. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Batu pada tanggal 16–18 Juli 2025 dengan melibatkan 20 orang anggota kelompok tenun sebagai mitra kegiatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan dalam proses pencucian benang, mordanting menggunakan tawas, ekstraksi daun kelor, pencelupan benang, dan pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan daun kelor sebagai pewarna alami mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan proses pewarnaan benang secara mandiri. Selain itu, pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pewarna alami berpotensi meningkatkan nilai tambah produk tenun, mendukung penggunaan bahan ramah lingkungan, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.Kata kunci: Alami; Kelor; Pelatihan; Tenun; Tradisional. ABSTRACTTraditional weaving in Alor Regency, particularly in Batu Village, plays a vital role in preserving the community’s culture and economy. However, the weaving group in Batu Village still faces challenges in using natural dyes due to limited knowledge and skills in thread extraction and dyeing techniques, leading the community to rely more on synthetic dyes that are less environmentally friendly. Therefore, this community service activity was carried out through training and mentoring to improve the weaving group’s skills in utilizing natural materials as dyes. This activity was held in Batu Village on July 16–18, 2025, involving 20 members of the weaving group as activity partners. The methods used included lectures, demonstrations, hands-on practice, and mentoring in the processes of washing yarn, mordanting using alum, extracting moringa leaves, dyeing yarn, and drying. The results of the activity showed that training on the use of moringa leaves as a natural dye was able to improve participants’ understanding and skills in independently carrying out the yarn dyeing process. Additionally, the use of moringa leaves as a natural dye has the potential to increase the added value of woven products, support the use of environmentally friendly materials, and strengthen the economic empowerment of the local community.Keywords: Natural; Moringa; Training; Weaving; Traditional.
ANALISIS KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Peka, Musrifa; Balikh, Ratna Abdul Pakdin; Likur, Fadhillah Abdul Halik; Amsidi, Mukmin
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9898

Abstract

This study aims to analyze students’ difficulties in solving problems of systems of linear equations in two variables and to identify the factors causing these difficulties among eighth-grade students at UPTD SMP Negeri Anlawening. This research employed a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of 22 students, with 6 students selected as samples through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using descriptive qualitative analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that students experience various difficulties in solving problems of systems of linear equations in two variables, including difficulties in conceptual understanding, arithmetic operations, understanding word problems, applying solution methods, and remembering formulas. The factors causing these difficulties consist of internal factors, such as low learning interest, motivation, and basic mathematical skills, as well as external factors, such as an unconducive learning environment and lack of parental support. Efforts to overcome these difficulties include providing regular practice exercises, applying individual approaches, using varied teaching methods, and fostering collaboration among teachers, students, and parents. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya pada peserta didik kelas VIII UPTD SMP Negeri Anlawening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 22 peserta didik, dengan sampel sebanyak 6 peserta didik yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami berbagai kesulitan dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel, meliputi kesulitan dalam pemahaman konsep, operasi hitung, memahami soal cerita, penggunaan metode penyelesaian, serta daya ingat terhadap rumus. Faktor penyebab kesulitan terdiri dari faktor internal, seperti rendahnya minat belajar, motivasi, dan kemampuan dasar matematika, serta faktor eksternal, seperti lingkungan belajar yang kurang kondusif dan kurangnya dukungan orang tua. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut antara lain pemberian latihan soal secara rutin, pendekatan individual, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta kerja sama antara guru, peserta didik, dan orang tua.