Kristiyani, Marcella Wahyu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Leksikon dalam Pertunjukan Wayang Kulit Gagrag Surakarta: Kajian Etnolinguistik Puspitasari, Niken Dwi; Solehah, Diya Ayu; Kristiyani, Marcella Wahyu; Nosita, Rohmah Tri; Novianto, Muhammad Akhbar; Nugroho, Miftah
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i3.45260

Abstract

Gagrag shadow puppet performances are very popular in the Surakarta region. This study aims to describe the lexical and cultural meanings found in Surakarta gagrag shadow puppet performances. This is a descriptive qualitative study with an anthropological linguistic approach. The research data consists of the lexicon in Surakarta gagrag shadow puppet performances, which contains lexical and cultural meanings. In collecting data, this study uses non-participatory observation and literature review methods. Advanced recording techniques are used to transcribe and classify the data obtained. Primary data sources come from two informants who are experienced puppeteers, and secondary data sources come from supporting documents in the form of books containing information related to the subject matter. Based on the results of data analysis, this study shows that the lexicon in Surakarta-style shadow puppet performances is divided into three categories, namely people, elements, and equipment in shadow puppet performances. All data found were analyzed by describing them based on the lexical and cultural meanings obtained from informants and with the help of literature studies. Abstrak Pertunjukan wayang kulit gagrag sangat populer di wilayah Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal dan makna kultural yang ada dalam pertunjukan wayang kulit gagrag Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan linguistik antropologis. Data penelitian ini adalah leksikon dalam pertunjukan wayang kulit gagrag Surakarta yang mengandung makna leksikal dan kultural. Pada pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode observasi non-partisipasi dan studi kepustakaan. Teknik rekam dengan teknik lanjutan catat dipakai untuk mentranskrip dan mengklasifikasikan data yang sudah didapatkan. Sumber data primer berasal dari dua informan yang berpengalaman sebagai dalang dan sumber data sekunder berasal dari dokumen pendukung berupa buku yang memuat informasi mengenai materi terkait. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa leksikon dalam pertunjukan wayang kulit gagrag Surakarta terbagi menjadi tiga kategori, yaitu orang, unsur, dan peralatan dalam pertunjukan wayang kulit. Keseluruhan data yang ditemukan dianalisis dengan mendeskripsikan berdasarkan makna leksikal dan makna kultural yang didapatkan dari informan serta bantuan studi kepustakaan.
Tindak Tutur Direktif pada Film Ghost Writer (2019) Karya Bene Dion Rajagukguk Kristiyani, Marcella Wahyu; Yuliana, Arum; Fadillah, Dyah Nur; Latifah, Siti; Maharani, Winda Aprilia; Nugroho, Miftah
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v5i1.49056

Abstract

In a film, dialogues between characters often contain directive speech acts that aim to influence the interlocutor. The film Ghost Writer (2019) contains various forms of directive speech acts. This study aims to describe and analyze the forms and functions of directive speech acts in the film Ghost Writer (2019). This study was conducted using a descriptive qualitative research method. Data collection was carried out using method seen above with the involved tan-free conversation technique and the note-taking technique. In this study, techniques pilah match with decisive element (PUP) was chosen to analyze the data. The results of the study indicate that there are nine forms of directive speech acts in the film Ghost Writer (2019), namely ordering, warning, urging, prohibiting, requesting, inviting, suggesting, asking, and advising. This study proves that the use of directive speech acts displays communication between characters related to the context that underlies it. Abstrak Dalam suatu film, dialog antar tokoh sering mengandung tindak tutur direktif yang bertujuan untuk mempengaruhi lawan tutur. Film Ghost Writer (2019) memiliki berbagai bentuk tindak tutur direktif di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, serta menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam film Ghost Writer (2019). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pada pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Dalam penelitian ini, teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) dipilih untuk menganalisis data. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat sembilan bentuk tindak tutur direktif dalam film Ghost Writer (2019), yaitu menyuruh, memperingatkan, mendesak, melarang, meminta, mengajak, menyarankan, bertanya, dan menasihati. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan tindak tutur direktif menampilkan komunikasi antar tokoh berkaitan dengan konteks yang melatarbelakanginya.