Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review: Pengaruh Jenis dan Posisi Substituen terhadap Keasaman Asam Benzoat dan Turunannya Ni Luh Putu Yuniantari; Erlin Susilowati
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i1.4720

Abstract

Benzoic acid is an aromatic compound (C7H6O2), was found in plant and animal tissues, and also be produced from the fermentation process of microbial metabolism. Benzoic acid and its derivatives are widely used in agriculture, health and food. Because it’s functional, the reactivity of benzoic acid and its derivatives must be understood. One of the reactivity of benzoic acid is acidity. Acidity of benzoic acid is used to predicted reaction mechanism. Focus of this research is analysis the acidity of benzoic acid and its derivatives based on resonance theory and the effect of EWG (electron withdrawing groups) and DG (donating groups) to its acidity. The data in this research is collect by literature review on November 2024. In this research, it was found that the acidity of the benzoic acid and its derivatives was influenced by the type and position of the substituent. If the substituent is EWG, the acidity is increase and when substituent is DG, the acidity is decrease. These data can be explained by resonance.
Profiling Terpenoid dari Ekstrak Organik Kulit Citrus nobilis melalui Ekstraksi Sokhlet Ni Luh Putu Yuniantari; Erlin Susilowati; Dini Nastiti Anjarsari
Jurnal Kartika Kimia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v9i1.1068

Abstract

Besarnya produksi jeruk yang dihasilkan oleh Kabupaten Banyuwangi belum diikuti dengan pengolahan kulit jeruk dan daun jeruk menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Hal ini menyebabkan kulit jeruk dan daun jeruk menjadi salah satu sumber sampah organik. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai ekonomi dari daun jeruk dan kulit jeruk adalah dengan melakukan pengolahan menjadi minyak atsiri. Dalam penelitian ini dilakukan ekstraksi kulit jeruk siam (Citrus nobilis) dengan menggunakan pelarut n-heksana, petroleum eter, kloroform, dan etanol menggunakan metode sokhletasi dan kulit jeruk diberikan dua jenis perlakuan yakni kulit jeruk segar serta kulit jeruk yang dikeringanginkan selama 14 hari, kedua jenis kulit jeruk tersebut diinkubasi dalam ekstraktor pada suhu ruang sebelum ekstraksi dilakukan. Analisis dengan menggunakan GC-MS, didapatkan bahwa kandungan terpenoid yang paling dominan dalam ekstrak kulit jeruk berdasarakan persentase kelimpahan relatifnya adalah dl-limonene dengan kadar berada di rentang 23.94-58.90% tergantung jenis pelarut yang digunakan serta perlakuan awal yang diberikan pada kulit jeruk tersebut. Pada penelitian ini didapatkan bahwa ekstraksi kulit jeruk siam dengan metode sokhletasi menggunakan kulit jeruk segar dengan menggunakan pelarut klorofom menghasilkan ekstrak organik dengan persentase kelimpahan relatif dl-limonene yakni 58,90%.