Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hukum Kesehatan dan Keselamatan Kerja Surjasni; Akbar, Fadliansyah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1467

Abstract

Artikel ini membahas aspek hukum kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di Indonesia dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka dan pendekatan yuridis normatif. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur akademik, serta dokumen resmi dari lembaga nasional dan internasional seperti BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan, ILO, dan WHO. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap norma hukum dan kondisi faktual pelaksanaan K3 di lapangan, serta secara komparatif dengan praktik di negara lain. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki landasan hukum K3 yang cukup kuat, antara lain UU No. 1 Tahun 1970, UU No. 13 Tahun 2003, UU No. 36 Tahun 2009, PP No. 50 Tahun 2012, dan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Namun, implementasinya belum optimal karena berbagai kendala, seperti rendahnya kesadaran pekerja dan pemberi kerja, terbatasnya pengawasan, minimnya ahli K3, serta lemahnya penegakan hukum. Kondisi tersebut berdampak pada masih tingginya angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja, terutama di sektor informal dan UMKM. Artikel ini menegaskan pentingnya strategi penguatan hukum K3 melalui edukasi berkelanjutan, peningkatan pengawasan, digitalisasi sistem pelaporan, pemberian insentif bagi perusahaan patuh, dan penegakan sanksi tegas bagi pelanggar. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, pekerja, BPJS Ketenagakerjaan, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya kerja yang aman dan sehat. Dengan demikian, hukum K3 tidak hanya berfungsi sebagai norma tertulis, tetapi juga menjadi instrumen perlindungan dan keberlanjutan pembangunan nasional.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI HUKUM DAN SOSIAL DI ERA DIGITAL Surjasni; Kamal, Sirajuddin
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendidikan karakter berbasis nilai hukum dan sosial di era digital yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Era digital menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan, terutama terkait degradasi moral, rendahnya kesadaran hukum, serta melemahnya nilai-nilai sosial di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi sangat penting sebagai upaya membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, kesadaran hukum, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai hukum dan sosial dapat diimplementasikan melalui integrasi dalam kurikulum, pembelajaran berbasis proyek, keteladanan guru, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Nilai hukum berperan dalam membentuk kesadaran terhadap aturan dan konsekuensi tindakan, sementara nilai sosial memperkuat sikap empati, toleransi, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di ruang digital.