Triple Elimination program bertujuan untuk mencegah transmisi vertikal HIV, hepatitis B, dan sifilis pada bayi baru lahir. Namun, efektivitas edukasi bagi ibu hamil masih menjadi tantangan. Lembar Balik Triple Elimination (LeB3E) dikembangkan sebagai media edukasi interaktif yang diharapkan lebih efektif dibandingkan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu hamil terhadap pemeriksaan triple elimination. Metode penelitian ini menggunakan desain randomized pretest-posttest control group dengan metode purposive sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi yang diberikan edukasi menggunakan LeB3E dan kelompok kontrol yang diberikan leaflet. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan, kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LeB3E lebih efektif dibandingkan dengan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu hamil terkait pemeriksaan triple elimination. Peningkatan yang lebih signifikan terlihat pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Lembar Balik Triple Elimination (LeB3E) terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu hamil terhadap pemeriksaan triple elimination dibandingkan leaflet. Integrasi LeB3E dalam pelayanan antenatal direkomendasikan sebagai strategi edukasi dalam mendukung upaya pencegahan transmisi vertikal HIV, hepatitis B, dan sifilis.