Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang optimal sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi. Salah satu metode yang dapat meningkatkan produksi ASI adalah dengan stimulasi melalui pijatan. Oxywich Massage, kombinasi pijat oksitosin dan pijat Woolwich, diyakini dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas OM terhadap kadar hormon prolaktin dan produksi ASI pada ibu nifas normal. Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan rancangan randomized pretest-posttest with control group design. Sampel terdiri atasĀ ibu nifas normal pada hari ke-2 hingga ke-6 yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan OMdua kali sehari selama lima hari, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi. Kadar hormon prolaktin diukur menggunakan metode ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay), sementara produksi ASI diukur dengan gelas takar standar setelah pemompaan. Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar hormon prolaktin dan produksi ASI yang signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0,05). Analisis lebih lanjut mengindikasikan bahwa intervensi OMmemberikan efek positif setelah mengontrol variabel confounding seperti frekuensi menyusui, paritas, dan asupan nutrisi. Oxywich Massage terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hormon prolaktin dan produksi ASI pada ibu nifas normal. Teknik ini dapat direkomendasikan sebagai metode non-farmakologis dalam mendukung keberhasilan menyusui.