Made Budi Suksmadana, I
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Dan Implementasi Kontroler Motor Dc Untuk Aplikasi Prototipe Mobil Listrik Alamsyah, M. Akbar Alamsyah; Paniran; Made Budi Suksmadana, I
DIELEKTRIKA Vol 12 No 2 (2025): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v12i2.418

Abstract

In an effort to develop a more efficient electric vehicle, this research focuses on the design and implementation of a DC motor controller for an electric vehicle prototype to improve vehicle control. The designed controller system uses the ATmega328P IC as the main microcontroller and the IXFB100N50P MOSFET as the power switch to regulate motor speed using the Pulse Width Modulation (PWM) method, enabling more precise power control. Testing was conducted on a 48V 1000W DC motor to evaluate the controller's performance in response to throttle and load variations. The test results show that an increase in throttle from 0% to 100% is directly proportional to the increase in PWM duty cycle, leading to a rise in the MOSFET gate voltage from 0V to 10.61V and the motor voltage from 0V to 48V. Additionally, the developed controller system provides a fast and stable response to throttle input changes. Thus, the designed controller has proven capable of effectively controlling DC motor speed and can be applied to prototype electric vehicles, contributing to the advancement of more optimized electric vehicle technology. Dalam upaya mengembangkan kendaraan listrik yang lebih efisien, penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi kontroler motor DC untuk prototipe mobil listrik guna meningkatkan pengontrolan kendaraan listrik yang lebih baik. Sistem kontroler yang dirancang menggunakan IC ATmega328P sebagai mikrokontroler utama dan MOSFET IXFB100N50P sebagai saklar daya untuk mengatur kecepatan motor dengan metode Pulse Width Modulation (PWM), memungkinkan pengendalian daya yang lebih presisi. Pengujian dilakukan pada motor DC 48V 1000W untuk mengevaluasi kinerja kontroler terhadap perubahan throttle dan beban. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan throttle dari 0% hingga 100% berbanding lurus dengan peningkatan duty cycle PWM, yang mengakibatkan kenaikan tegangan gate MOSFET dari 0V ke 10,61V serta tegangan motor dari 0V ke 48V. Selain itu, sistem kontroler yang dikembangkan memberikan respon cepat dan stabil terhadap perubahan input throttle. Dengan demikian, kontroler yang dirancang terbukti mampu mengendalikan kecepatan motor DC dengan baik dan dapat diterapkan pada kendaraan listrik prototipe, memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi mobil listrik yang lebih baik.
Pengaruh Kombinasi Jumlah Slot Stator - Kutub Magnet Rotor pada Unjuk Kerja Motor BLDC satiawan, nyoman wahyu; Bagus Fery Citarsa, Ida; Made Budi Suksmadana, I; Ketut Wiryajati, I
DIELEKTRIKA Vol 13 No 1` (2026): DIELEKTRKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v13i1`.451

Abstract

Pemilihan jumlah slot stator dan jumlah kutub magnet rotor adalah hal yang sangat penting dalam perancangan sebuah motor BLDC karena kedua parameter tersebut secara langsung mempengaruhi performansi elektromagnetik, karakteristik torsi dan efesiensi. Kombinasi slot-kutub yang tidak sesuai dapat memicu peningkatan riak torsi (torgue ripple), coging torsi (cogging torque), rugi-rugi inti maupun rugi-rugi tembaga dan pada akhirnya dapat menurunkan performa dari motor. Paper ini menyelidiki pengaruh jumlah slot dan kutub terhadap unjuk kerja motor BLDC. Penyelidikan dilakukan dengan memodelkan motor BLDC dengan diameter luar stator, lebar airgap dan material magnet yang identik dengan beberapa kombinasi slot-kutub yakni 18/4, 18/8, 18/12 dan 24/22. Hasil investigasi mengkonfirmasi bahwa pertambahan jumlah kutub dari 4, 8 dan 12 pada jumlah slot tetap (18) meningkatkan magnitude, ripple dan coging torsi. Hasil ekperimen juga menemukan bahwa kombinasi slot-kutub (24/22) merupakan kombinasi terbaik dimana ripple torsi dan coging torsi menjadi sangat kecil dan halus. Semantara itu pengaruh kombinasi slot-kutub terhadap rugi-rugi memperlihatkan bahwa pertambahan jumlah kutub meningkatkan rugi-rugi besi dan rugi tembaga karena ketika kutub bertambah maka kecepatan motor akan menurun. Jika kecepatan sinkron menurun (untuk daya yang sama), maka arus akan meningkat sehingga rugi tembaga bisa meningkat pada motor dalam kondisi low-speed high-torque.