Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemeliharaan Isolator Kaca Pada Tower Suspenssion T.04 SUTT Line 1 dan 2 Sengkol – Kuta Akibat Korosi Pada Steel Pin satiawan, nyoman wahyu; Akbar, Lalu Muhamad Roviq
DIELEKTRIKA Vol 12 No 2 (2025): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v12i2.423

Abstract

Pemeliharaan isolator berperan penting dalam menjaga keandalan jaringan transmisi listrik, khususnya pada sistem 150 kV. Pada Tower T.04 jalur transmisi 150 kV Sengkol–Kuta ditemukan kerusakan pada isolator gantung tipe kaca berupa korosi pada steel pin. Kerusakan ini diperkirakan disebabkan oleh polusi asap pembakaran lahan yang bercampur dengan kelembapan udara, sehingga menurunkan kekuatan mekanis dan kemampuan isolasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan pemeliharaan korektif melalui penggantian isolator kaca dengan isolator polimer ber-corona ring. Tahapan pekerjaan meliputi persiapan dan pengamanan area kerja, pemeriksaan visual, pelepasan isolator lama, pemasangan isolator polimer, serta pemeriksaan akhir untuk memastikan kelayakan operasi. Isolator polimer dipilih karena memiliki ketahanan lebih baik terhadap korosi dan membutuhkan pemeliharaan yang lebih sedikit dibandingkan isolator kaca. Hasil pemeliharaan menunjukkan perbaikan ini mampu memulihkan fungsi isolasi, meningkatkan kekuatan mekanis, dan menjaga keandalan jaringan transmisi di lingkungan dengan tingkat polusi tinggi.
PROGRAM PELATIHAN KESELAMATAN KERJA DALAM JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN BAGI PEKERJA MEP (MEKANIKAL, ELKTRIKAL, PLUMBING DAN AC ) LOKASI SAWANGAN NUSA DUA BALI Wiryajati, I Ketut; Yadnya, Made Sutha; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Satiawan, Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.7765

Abstract

The importance of Mechanical, Electrical, Plumbing and Air Conditioning (MEP) cannot be overlooked, as these systems are interconnected to create a comfortable and safe environment. For example, without a good electrical system, mechanical devices such as air conditioners and heaters cannot function. Similarly, without adequate plumbing, the provision of clean water inside the building will inevitably be disrupted. MEP also affects the energy efficiency and operations of buildings, which ultimately impacts the comfort of its occupants. With a better understanding of MEPs, both developers and building users can ensure that each component is functioning properly. For MEP workers, each mass per group consists of 5-10 people, provided with 6 groups, so that the total number of workers is around 30 people. For this service stage, only 20 people registered and attended. The result of this service is consistency, standards, and efficiency in the operation of good building management. Keywords: Mechanical; Electrical; Plumbing; Efficiency; Energy
Pengaruh Kombinasi Jumlah Slot Stator - Kutub Magnet Rotor pada Unjuk Kerja Motor BLDC satiawan, nyoman wahyu; Bagus Fery Citarsa, Ida; Made Budi Suksmadana, I; Ketut Wiryajati, I
DIELEKTRIKA Vol 13 No 1` (2026): DIELEKTRKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v13i1`.451

Abstract

Pemilihan jumlah slot stator dan jumlah kutub magnet rotor adalah hal yang sangat penting dalam perancangan sebuah motor BLDC karena kedua parameter tersebut secara langsung mempengaruhi performansi elektromagnetik, karakteristik torsi dan efesiensi. Kombinasi slot-kutub yang tidak sesuai dapat memicu peningkatan riak torsi (torgue ripple), coging torsi (cogging torque), rugi-rugi inti maupun rugi-rugi tembaga dan pada akhirnya dapat menurunkan performa dari motor. Paper ini menyelidiki pengaruh jumlah slot dan kutub terhadap unjuk kerja motor BLDC. Penyelidikan dilakukan dengan memodelkan motor BLDC dengan diameter luar stator, lebar airgap dan material magnet yang identik dengan beberapa kombinasi slot-kutub yakni 18/4, 18/8, 18/12 dan 24/22. Hasil investigasi mengkonfirmasi bahwa pertambahan jumlah kutub dari 4, 8 dan 12 pada jumlah slot tetap (18) meningkatkan magnitude, ripple dan coging torsi. Hasil ekperimen juga menemukan bahwa kombinasi slot-kutub (24/22) merupakan kombinasi terbaik dimana ripple torsi dan coging torsi menjadi sangat kecil dan halus. Semantara itu pengaruh kombinasi slot-kutub terhadap rugi-rugi memperlihatkan bahwa pertambahan jumlah kutub meningkatkan rugi-rugi besi dan rugi tembaga karena ketika kutub bertambah maka kecepatan motor akan menurun. Jika kecepatan sinkron menurun (untuk daya yang sama), maka arus akan meningkat sehingga rugi tembaga bisa meningkat pada motor dalam kondisi low-speed high-torque.