Amalia , Rizky Tri
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Modifikasi Perancangan Hotel Ibis Style Semarang Menggunakan Struktur Komposit Baja-Beton dan Sistem Eccentrically Braced Frame (EBF) Amalia , Rizky Tri; Rasyid, Harun Al
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 11 No. 1: April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v11i1.70

Abstract

Bangunan tinggi di wilayah seismik seperti Hotel Ibis Style Semarang (14 lantai) memerlukan sistem struktur yang mampu menyerap energi gempa secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan modifikasi sistem untuk menjamin kinerja seismik yang lebih unggul. Proses rekayasa struktur dalam perancangan ini menggunakan transformasi sistem menjadi struktur komposit baja-beton dengan sistem Eccentrically Braced Frame (EBF). Perancangan mengacu pada standar SNI 1729:2015 (baja), SNI 1727:2013 (beban), SNI 1726-2012 (gempa), dan SNI 2847:2013 (beton). Validasi kinerja dilakukan melalui pemodelan 3D dan analisis respons dinamik menggunakan ETABS v16, dengan verifikasi terhadap kekuatan elemen, stabilitas, dan simpangan antar-tingkat. Hasil analisis membuktikan bahwa seluruh elemen struktur memenuhi persyaratan SNI. Modifikasi sistem menjadi struktur komposit-EBF telah berhasil mengatasi gap kinerja seismik desain awal, sekaligus menawarkan solusi efisien untuk bangunan tinggi di daerah rawan gempa.
Analisis Perbandingan Kuat Tekan Beton f’c 22,5 MPa pada Beton Normal dengan Beton Campuran Limbah Keramik Amalia, Rizky Tri; Maulana, Erik
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 11 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v11i2.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan limbah keramik sebagai pengganti sebagian agregat kasar yaitu sebesar 30% dalam campuran beton dengan mutu f’c 22,5 MPa yang umumnya digunakan untuk konstruksi rumah tinggal dan bangunan gedung 2 lantai. Dalam penelitian ini digunakan metode DOE (Departement of Environment) yang mengacu pada SNI 2834:2000 untuk perencanaan campuran beton dan uji fisik komponen penyusun beton. Proporsi campuran beton normal per m³ adalah 349 kg semen, 185 kg air, 718 kg pasir, dan 1.148 kg kerikil, sedangkan campuran beton dengan 30% penggantian kerikil menggunakan keramik adalah 349 kg semen, 185 kg air, 718 kg pasir, 803,6 kg kerikil, dan 344,4 kg keramik. Hasil uji kuat tekan beton normal rata-rata adalah 20,29 MPa, sedangkan beton dengan penggantian 30% kerikil dengan keramik menghasilkan kuat tekan rata-rata 16,01 MPa. Hasil studi menunjukkan bahwa limbah keramik berpotensi digunakan sebagai agregat tambahan pada beton non-struktural
Pemberdayaan Kelompok Wanita Pensiunan di Kawasan Desa Panggul, Trenggalek Melalui Pelatihan Hidroponik Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Rizky Tri Amalia
Jurnal Abdi Karya Sipil Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jaksi.v1i2.10

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Artikel ini membahas pelaksanaan program pemberdayaan kelompok wanita pensiunan di Desa Panggul, Trenggalek, melalui pelatihan hidroponik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya tanaman secara hidroponik, yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta potensi peningkatan pendapatan dari hasil pertanian hidroponik. Diskusi dalam artikel ini menekankan pentingnya keberlanjutan program dan dukungan dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan ketahanan pangan.
Optimalisasi Lahan Non-Permukiman Melalui Pendampingan Pemanfaatan Produktif Berbasis Potensi Lokal Berkelanjutan Rahmat Dwi Sutrisno; Rizqi Alghiffary; Rizki Firman Alamsyah; Reffany Choiru Rizkiarna; Iffad Rakhmanhuda; Rizky Tri Amalia; Sa’iyd Husayn Ahmadi
Jurnal Abdi Karya Sipil Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jaksi.v2i1.17

Abstract

Lahan kosong non-permukiman yang belum dimanfaatkan secara optimal berpotensi menurunkan nilai guna lahan dan menyebabkan fasilitas eksisting menjadi terbengkalai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan non-permukiman melalui penyuluhan dan pendampingan berbasis potensi lokal agar lebih produktif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui survei kondisi lahan, survei bangunan eksisting berupa kandang sapi, kandang kambing, dan kolam ikan, serta perencanaan pemanfaatan lahan produktif terpadu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lokasi pengabdian memiliki kondisi tanah yang subur, lingkungan yang masih alami, serta fasilitas eksisting yang masih layak dimanfaatkan kembali. Melalui kegiatan penyuluhan dan diskusi lapangan, pengelola memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan lahan terpadu melalui integrasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sederhana. Pengaktifan kembali kandang ternak dan kolam ikan direncanakan sebagai bagian dari sistem pemanfaatan lahan produktif berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis potensi lokal mampu meningkatkan pemahaman pengelola terhadap optimalisasi lahan secara produktif dan ramah lingkungan.