Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REPRESENTASI KEMANDIRIAN DAN KEBERANIAN DALAM DANNY THE CHAMPION OF THE WORD KARYA ROAD DAHL Laura, Ananda; Dewi, Dwi Wahyu Candra
MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) Vol 3 No 2 (2025): MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi kemandirian dan keberanian dalam novel Danny the Champion of the World karya Road Dahl. Penelitian ini dilatarbelakangi karena pentingnya sastra anak sebagai sarana edukatif dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan. Novel ini dipilih karena menggambarkan tokoh anak yang mandiri dan berani dalam menghadapi tantangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian dan keberanian pada tokoh Danny serta faktor yang memengaruhinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Danny direpresentasikan sebagai karakter yang mandiri, berani, dan percaya diri. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk studi sastra dan psikologi perkembangan anak. Artikel ini menunjukkan bahwa sastra dapat menjadi media edukatif untuk membentuk karakter anak dan memberikan wawasan kepada orang tua mengenai pola asuh dan perkembangan karakter anak.
Alih Kode dan Campur Kode di Kelas A-1 PS-PBSI Angkatan 2023 Laura, Ananda
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i2.4883

Abstract

abstrak— Penelitian ini mengkaji fenomena alih kode dan campur kode dalam presentasi hingga sesi diskusi di Kelas A-1 PS-PBSI Angkatan 2023. Fenomena alih kode dan campur kode merupakan hal yang lumrah da-lam masyarakat yang menguasai lebih dari satu bahasa, termasuk maha-siswa PBSI yang mempunyai kesadaran linguistik tinggi. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi penyebab alih kode dan campur kode serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap pemahaman materi dan efek-tivitas komunikasi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipan tersamar, rekam sadap, dan pencatatan, dengan fokus pada tu-turan siswa yang berperan sebagai pemandu presentasi, presenter, dan penanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena alih kode dan campur kode terjadi secara signifikan. Alih kode terjadi antara bahasa In-donesia dan bahasa Banjar, sedangkan campur kode yang teridentifikasi meliputi campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Penelitian ini memeperluas pengetahuan mengenai fenomena alih kode campur kode dalam konteks pendidikan formal.Kata kunci— Alih kode, campur kode, presentasiAbstract—This research examines the phenomenon of code switching and code mixing in presentations and discussion sessions in Class A-1 PS-PBSI Class of 2023. The phenomenon of code switching and code mixing is commonplace in people who master more than one language, including PBSI students who have awareness high linguistics. The aim of this re-search is to identify the causes of code switching and code mixing and to spread their influence on material understanding and communication ef-fectiveness. The method used is a qualitative descriptive method. Data collection was carried out through disguised participant observation techniques, tapping recording, and note taking, with a focus on the speech of students who acted as presentation guides, presenters, and questioners. The research results show that the phenomena of code switching and code mixing occur significantly. Code switching occurs be-tween Indonesian and Banjar languages, while the identified code mixing includes inward code mixing and outward code mixing. This research expands knowledge regarding the phenomenon of code-mixing code switching in the context of formal education.Keywords— Code Switching, code mixing, presentation
Realitas Sosial dalam Novel Hello Karya Tere Liye Laura, Ananda; Hermawan, Sainul
Journal of Culture, Literature and Foreign Language Teaching Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jclf.v2i2.2148

Abstract

Abstrak Kajian ini menelaah novel Hello karya Tere Liye dengan menggunakan paradigma realisme sosial Georg Lukacs. Dalam paradigma ini novel dilihat sebagai penggambaran realistis tentang kondisi sosial, terutama ketimpangan, kemiskinan, dan perjuangan kelas. Kajian ini fokus pada konsep realitas objektif, refleksi artistik atas realitas, dan analisis kesadaran tokoh. Oleh karena itu, metode penelitian kualitatif deskriptif yang digunakan bertumpu pada teknik baca, catat, dan menafsirkan data yang diperoleh dari novel sebagai sumber data primernya. Kajian ini menunjukkan bahwa novel Hello merefleksikan ketimpangan kelas sosial sebagai realitas objektif. Struktur kelas tidak hanya dipertahankan oleh tokoh dominan atau kelas atas tetapi juga diinternalisasi oleh tokoh dari kelas bawah. Pengarang menyajikan refleksi artistik dengan menyuarakan kritik terhadap struktur sosial yang mengekang, bukan hanya mendeskripsikan latar dan tokoh. Novel Hello menyoroti realitas ketimpangan sosial yang masih terjadi di Indonesia serta memperlihatkan struktur kelas dan ideologi dominan mampu mengekang aspirasi individu. Implikasi kritik sosial tersebut dalam novel ini relevan bagi masyarakat karena dapat mendorong pembaca untuk menyadari isu-isu terkait keadilan sosial serta pentingnya perubahan dalam struktur sosial. Hal ini bertujuan menciptakan kesempatan yang lebih setara bagi setiap individu. Dengan demikian, novel Hello tidak hanya sebagai karya fiksi, tetapi juga sebagai representasi kondisi sosial yang dapat memicu refleksi terhadap realitas yang ada.Abstract: This study examines Tere Liye's novel Hello using Georg Lukacs' social realism paradigm. In this paradigm, novels are seen as realistic depictions of social conditions, especially inequality, poverty, and class struggle. This study focuses on the concepts of objective reality, artistic reflection on reality, and analysis of character consciousness. Therefore, the descriptive qualitative research method used relies on the techniques of reading, recording, and interpreting data obtained from the novel as the primary data source. This study shows that the novel Hello reflects social class inequality as an objective reality. The class structure is not only maintained by dominant characters or the upper class but is also internalized by characters from the lower class. The author presents artistic reflection by voicing criticism of the restrictive social structure, not just describing the setting and characters. The novel Hello highlights the reality of social inequality that still exists in Indonesia and shows how class structures and dominant ideologies can stifle individual aspirations. The implications of this social criticism in the novel are relevant to society because they can encourage readers to become aware of issues related to social justice and the importance of change in social structures. This aims to create more equal opportunities for every individual. Thus, the novel Hello is not only a work of fiction, but also a representation of social conditions that can trigger reflection on existing realities. Keywords: social realism, objective reality, representation, reflection