Urfa, Wardah Destia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Gerakan Sosial Berbasis Twitter Dalam Kasus Penyerangan Palestina 2023 Meiliani, Adinda; Dewi, Putri Ayu Zahra; Urfa, Wardah Destia
Journal of Politics and Democracy Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Politics and Democracy (September)
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/polikrasi.v4i1.47

Abstract

The Palestine–Israel conflict escalated again in October 2023 when Hamas launched an attack on Israel, triggering a massive military response. This situation resulted in thousands of casualties, predominantly among Palestinians, and sparked a wave of global solidarity through social media, particularly Twitter. This study aims to analyze the effectiveness of Twitter in facilitating digital social movements related to the 2023 Palestine–Israel conflict, focusing on the use of hashtags #FreePalestine, #CeasefireNow, and #BoycottIsraeliProducts. Employing a qualitative case study and document analysis, the research examines Twitter’s role in raising public awareness, mobilizing transnational solidarity, and encouraging concrete actions beyond the digital sphere. The findings reveal that Twitter plays a crucial role not only as a channel of communication but also as a strategic space that connects online activism with offline actions, such as demonstrations, boycott campaigns, and fundraising. An analysis using Media Dependency Theory and the concept of Hashtag Activism underscores that social media can strengthen collective empathy, shape global public opinion, and serve as an effective instrument in the struggle for humanitarian justice.
TIKTOK SHOP’S GREAT BARGAIN: STUDI KASUS LOBI DAN NEGOSIASI DENGAN PEMERINTAH INDONESIA Sabilla, Najwa; Rahma, Nasywa; Urfa, Wardah Destia
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2025): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v8i2.24121

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara mendalam teknik lobi dan negosiasi yang dilakukan oleh TikTok dalam merespons kebijakan pemerintah Indonesia yang menghentikan sementara operasional TikTok Shop. Melalui pendekatan kualitatif dan menggunakan kerangka teori Best Alternative to a Negotiated Agreement (BATNA) dan Zone of Possible Agreement (ZOPA), penelitian ini mengeksplorasi dinamika hubungan antara TikTok, pemerintah Indonesia, dan Tokopedia sebagai mitra strategis. Keputusan pemerintah untuk menutup TikTok Shop dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap ketidakseimbangan persaingan usaha serta perlindungan UMKM lokal. Dalam menghadapi situasi ini, TikTok menerapkan strategi lobi yang adaptif dengan menjalin komunikasi intensif dengan pemangku kebijakan serta mencari alternatif solusi bisnis. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah membentuk aliansi dengan Tokopedia, bagian dari ekosistem GoTo, yang telah memiliki izin operasional e-commerce di Indonesia. Selain itu, TikTok juga memanfaatkan kekuatan opini publik dan pengaruh digitalnya untuk membangun tekanan tidak langsung terhadap kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan negosiasi yang cermat dan kolaboratif, TikTok berhasil mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, memungkinkan TikTok Shop kembali beroperasi secara legal di Indonesia melalui kemitraan yang menguntungkan dengan Tokopedia.