Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kebijakan Makan Bergizi Gratis Pada Pedagang Kantin: Sebuah Analisis Teori Konflik Max Weber Hermawati, Lulu; Abdullah, Mirna Nur Alia; Rizaldi, Muhammad Retsa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diimplementasikan oleh pemerintah menimbulkan dampak multidimensi, termasuk timbulnya konflik kepentingan antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan pedagang kantin sekolah sebagai kelompok yang terkena dampak negatif dari kebijakan ini, Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan MBG terhadap pedagang kantin melalui lensa Teori Konflik Max Weber dengan pendekatan kualitatif studi kasus di suatu SMA Negeri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima pedagang kantin. Hasil penelitian menunjukkan penurunan pendapatan yang signifikan terutama pada penjualan makanan berat, ketegangan antara negara dengan ekonomi pedagang, minimnya partisipasi pedagang dalam perumusan kebijakan menguatkan kritik mengenai birokrasi yang mengabaikan aktor lokal (Dzofir, 2017). Penelitian ini merekomendasikan pendekatan kebijakan inklusif dengan melibatkan pedagang dalam proses pengambilan keputusan, kompensasi ekonomi, dan forum multipihak untuk mengurangi ketimpangan.
Demografi Digital Dan Budaya Anonimitas: Studi Kualitatif Tentang Perubahan Interaksi Sosial Hermawati, Lulu; Rasnadipoetra, Ilman Diansyah; Aini, Naila Noerita; Abdullah, Mirna Nur Alia
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5120

Abstract

  Perkembangan teknologi digital di Indonesia yang pesat telah menggeser pola interaksi sosial dari komunikasi tatap muka menuju ranah digital yang didominasi oleh budaya anonimitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pola interaksi sosial dalam konteks demografi digital serta mengkaji proses pembentukan dan implikasi budaya anonimitas terhadap norma dan kontrol sosial di masyarakat digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei daring dengan pertanyaan terbuka dan analisis tematik yang didukung oleh studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demografi digital yang didominasi generasi muda telah mendorong peralihan ke interaksi digital yang lebih selektif dan terkontrol, di mana anonimitas dimanfaatkan untuk mencari rasa aman psikologis dan kebebasan berekspresi. Meskipun anonimitas memfasilitasi keterbukaan diri dan inklusivitas, fenomena ini juga menyebabkan rendahnya kehadiran sosial, melemahnya kontrol sosial informal, serta peningkatan perilaku agresif seperti cyberbullying. Sebagai kesimpulan, budaya anonimitas dalam masyarakat digital memiliki dua sisi yang memberikan kebebasan berekspresi namun menantang kualitas relasi sosial serta keberlangsungan norma konvensional