Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diimplementasikan oleh pemerintah menimbulkan dampak multidimensi, termasuk timbulnya konflik kepentingan antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan pedagang kantin sekolah sebagai kelompok yang terkena dampak negatif dari kebijakan ini, Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan MBG terhadap pedagang kantin melalui lensa Teori Konflik Max Weber dengan pendekatan kualitatif studi kasus di suatu SMA Negeri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima pedagang kantin. Hasil penelitian menunjukkan penurunan pendapatan yang signifikan terutama pada penjualan makanan berat, ketegangan antara negara dengan ekonomi pedagang, minimnya partisipasi pedagang dalam perumusan kebijakan menguatkan kritik mengenai birokrasi yang mengabaikan aktor lokal (Dzofir, 2017). Penelitian ini merekomendasikan pendekatan kebijakan inklusif dengan melibatkan pedagang dalam proses pengambilan keputusan, kompensasi ekonomi, dan forum multipihak untuk mengurangi ketimpangan.
Copyrights © 2025