Luh Citrarasmi Dara Mestika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFIL MUTU INFORMASI DENGAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG: STUDI DESKRIPTIF Putu Eva Yuni Dyantari; Sumiati; Titin Novayanti Dey; Ni Putu Citra Laksmi; Luh Citrarasmi Dara Mestika; Luh Yenny Armayanti; Fatmawati; Sumiati⁷
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27149

Abstract

Tingginya angka pernikahan dini yang dialami oleh perempuan muda di bawah usia 20 tahun masih menjadi fenomena di beberapa daerah di Indonesia. Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu kabupaten yang mengalami peningkatan jumlah pernikahan dini pada perempuan setiap tahunnya dimana peningkatan yang signifikan terjadi pada tahun 2020, namun pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 286. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pernikahan dini dengan mutu informasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Tulungagung pada bulan Mei 2023. Besar sampel adalah yang menikah antara tahun 2020 sampai dengan 2022, dengan jumlah 96 perempuan yang menikah dini dan 192 perempuan yang belum menikah, dengan menggunakan random sampling melalui purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Nilai yang diperoleh (OR=5,645) memiliki arti bahwa perempuan yang menerima mutu informasi negatif memiliki peluang 5,645 kali lebih besar untuk menikah di usia dini dibandingkan dengan mereka yang tidak menikah di usia dini. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pernikahan dini dengan mutu informasi yang diterima perempuan. Semakin rendah usia pernikahan pertama, semakin terbatas akses dan kualitas informasi
Relationship between knowledge and parity with parental participation in child developmental screening Titin Novayanti Dey; Putu Eva Yuni Dyantari; Luh Yenny Armayanti; Luh Citrarasmi Dara Mestika; Ni Putu Citra Laksmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol. 14 No. 1 (2025): January - June
Publisher : LPPM Politeknik Sandi Karsa, South Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiksh.v14i1.319

Abstract

Introduction: Child development is a fundamental aspect determining their future quality of life. Stunting, as a long-term nutritional disorder, remains a significant health issue in Indonesia, with a prevalence of 30.8%, according to Riskesdas 2018. Developmental check-ups play a key role in detecting developmental deviations. Yet, parental involvement remains low and is closely related to the level of understanding and number of children they have. Method: his research employed a cross-sectional approach using a questionnaire on parental knowledge and participation in child development screening, involving 47 respondents. Results: Chi-square test results showed a significant correlation between knowledge level and parental participation (p=0.01), while parity was not significantly associated with parental involvement (p=0.60). Conclusion: The analysis results indicate a significant relationship between knowledge and parental participation in child developmental screening, whereas parity does not show a statistically significant relationship with parental involvement.