Fahriana Nurrisa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI VALIDITAS, RELIABILITAS, DAN DAYA PEMBEDA INSTRUMEN UJIAN PAI KELAS XII MELALUI ANALISIS BUTIR SOAL: Evaluation of the Validity, Reliability, and Discriminating Power of Islamic Education Exam Items for Grade XII through Item Analysis Fahriana Nurrisa; Muhamad Sabirin; Nuril Huda
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/zw3wp278

Abstract

This study aims to evaluate the quality of a school exam instrument for the Islamic Religious Education (PAI) subject in Grade XII by analyzing the validity, reliability, and discriminating power of each test item. The study employed a descriptive quantitative approach. The research subjects consisted of 15 Grade XII students from a state vocational school (SMK) in South Kalimantan who took the PAI school examination. The instrument analyzed comprised 15 multiple-choice questions. Data were obtained through documentation, including test sheets, answer keys, and student response sheets. The item analysis was conducted based on Classical Test Theory (CTT). The results showed that only 2 out of 15 items met the validity criteria, with correlation values exceeding the critical r-table value (0.5324). The instrument’s reliability, calculated using the KR-20 formula, was 0.0227, indicating a very low level of internal consistency. Meanwhile, the discriminating power analysis revealed that most items were categorized as poor or rejected, although a few were classified as good to excellent. These findings suggest that the test instrument is not yet suitable for use in learning evaluation without significant revision and improvement of most test items. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas instrumen ujian sekolah mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas XII melalui analisis validitas, reliabilitas, dan daya pembeda butir soal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 15 peserta didik kelas XII di salah satu SMK Negeri di Kalimantan Selatan yang mengikuti ujian sekolah PAI. Instrumen yang dianalisis terdiri dari 15 butir soal pilihan ganda. Data diperoleh melalui dokumentasi berupa lembar soal, kunci jawaban, dan lembar jawaban siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis butir soal berdasarkan teori tes klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 2 dari 15 soal yang memenuhi kriteria validitas dengan nilai korelasi di atas r tabel (0,5324). Reliabilitas instrumen berdasarkan perhitungan menggunakan KR-20 adalah sebesar 0,0227 dan termasuk kategori sangat rendah. Sementara itu, daya pembeda menunjukkan bahwa sebagian besar soal berada dalam kategori ditolak, meskipun terdapat beberapa soal dengan daya pembeda baik hingga sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen secara keseluruhan belum layak digunakan dalam evaluasi pembelajaran tanpa melalui perbaikan dan revisi pada sebagian besar butir soal. Kata Kunci : Analisis Butir Soal; Daya Pembeda Soal; Evaluasi Pembelajaran; Reliabilitas; Validitas.
PERKEMBANGAN MAZHAB SYAFI’I SEBAGAI LANDASAN PEMIKIRAN MASYARAKAT INDONESIA Rizkia Dina Azkiya; Fahriana Nurrisa; Khairunnida
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan mazhab Syafi’i sebagai landasan pemikiran masyarakat di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian library. Data yang diperoleh kemudian dianalisis serta ditelaah secara mendalam atas referensi yang dipakai sebagaimana halnya dalam studi kepustakaan atau library research. Penelitian ini menjelaskan mengenai dominasi masyarakat Indonesia dalam penggunaan hukum mazhab Syafi`i. Hasil analisis dari penelitian ini yaitu berupa pendiri mazhab Syafi’i, sejarah pemikiran mazhab Syafi’i berawal dari kitab usul fiqhnya Ar-Risalah dan kitab fiqhnya Al Umm. Perkembangan dan penyebaran mazhab Syafi’i sebagai landasan berpikir masyarakat Indonesia. Mazhab Syafi’i semakin luas karena saat Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh ulama bermazhab Syafi’i dengan menganut paham Ahlussunnah wal Jama’ah. Lalu disebarkan oleh ulama-ulama Indonesia yang tinggal di Mesir kemudian mereka kembali ke Indonesia dengan bermazhab Syafi’i juga dan terjadi pengesahan serta penetapan mazhab Syafi’i oleh pemerintah kerajaan Islam di Indonesia. Pada penelitian ini juga dimuat adanya metode istinbath mazhab Syafi’i yang dijadikan dalil hukum, kitab-kitab referensi mazhab syafi’i, dan contoh-contoh masail dalam mazhab Syafi’i. Temuan penelitian ini dapat menjadi referensi untuk penelitian serupa selanjutnya tentang perkembangan mazhab Syafi’i sebagai landasan pemikiran masyarakat di Indonesia dimasa mendatang.