Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan media pembelajaran seni digital dan kerajinan tangan berbasis website bagi anak-anak dan kaum disabilitas Biki, Syamsul; Pilomonu, Mentari Rizki Sawitri; Saleh, Ellen; Juana, Andi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i2.20108

Abstract

Fakta menunjukkan bahwa perempuan, anak-anak, dan kaum disabilitas masih kurang dalam memperoleh pendidikan yang layak dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan seni mereka. Untuk merespon hal tersebut, tim membuat alternatif pembelajaran mengenai seni yang berfokus pada seni digital, kerajinan tangan, dan musik yang dikemas dalam sebuah platform website yang diberi nama “Nyeniman” (singkatan dari nyeni dan seniman). Website ini menawarkan konten edukasi yang menarik seperti video tutorial, DIY, dan blogs seputar seni yang dapat diakses secara gratis. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dimana melibatkan mahasiswa Manajemen kelas J mata kuliah Manajemen Bisnis Kawasan dan para masyarakat, mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan ini mempunyai beberapa tahapan yang harus dilakukan yaitu 1) Tahap persiapan, 2) Tahap pelaksanaan kegiatan, 3) Tahap Analisis usaha. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat, dosen, dan mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan pengenalan website, di halaman rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Website “Nyeniman” yang dibuat agar para anak-anak, perempuan, dan kaum disabilitas dapat dengan mudah mengakses materi pembelajaran dan pelatihan mengenai seni digital, kerajinan tangan, dan musik tanpa harus terbatas oleh faktor geografis atau fisik. Kedepan platform ini perlu ada perbaikan secara sistemik dan fitur serta tampilan agar bisa menjangkau pasar internet yang lebih luas dan ramah akan pengguna yang berkebutuhan khusus.
Penguatan Kemandirian Pangan melalui Program Pelatihan dan Demonstrasi Budidaya Ayam Kampung Unggul Balitbangtan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Saleh, Ellen; Zainudin, Srisukmawati; Laya, Nibras; Pateda, Sri Yeni; Rokhayati, Umbang Arif; Djunu, Srisuryaningsih
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2445

Abstract

Keterbatasan akses protein hewani dan rendahnya pemanfaatan pekarangan menjadi permasalahan mendasar dalam ketahanan pangan keluarga di Desa Tohupo, Kecamatan Bongomeme. Kondisi ini berdampak pada rendahnya konsumsi pangan bergizi dan berpotensi mempengaruhi status gizi rumah tangga. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ini bertujuan mendorong kemandirian pangan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis budidaya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) sebagai sumber protein hewani yang ekonomis dan mudah dipelihara. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, praktik lapangan, demonstrasi pembuatan pakan berbahan lokal, serta pendampingan berkelanjutan. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre test dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, observasi praktik peserta, serta monitoring pembentukan demplot kandang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 35% setelah mengikuti pelatihan, meningkatnya keterampilan teknis dalam pembuatan pakan dan manajemen pemeliharaan, serta terbentuknya satu unit kandang percontohan sebagai model penerapan budidaya ayam KUB di tingkat rumah tangga. Peserta yang menunjukkan minat tinggi ditetapkan sebagai kader ternak untuk keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif–aplikatif efektif dalam membangun kemandirian pangan dan dapat menjadi strategi pendukung pencegahan stunting berbasis pemanfaatan pekarangan. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta membuka peluang peningkatan pendapatan melalui usaha ternak skala kecil. Model pemberdayaan yang diterapkan berpotensi direplikasi di desa lain dengan konteks serupa.