Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KOMUNITAS USAHA MIKRO MAJALENGKA KULON MELALUI INOVASI PENGETAHUAN DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL UNTUK MENDUKUNG PEKERJAAN LAYAK, KEBERLANJUTAN USAHA, DAN INKLUSIVITAS KOMUNITAS Syafei, Yani; Wahdiniwaty, Rahma; Nur, Hafni Rizanuddin; Rubedo, Hendar
Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences and Education Vol. 2 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences, and Education (IJ
Publisher : GoAcademica CRP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/957jc349

Abstract

Majalengka Kulon memiliki potensi ekonomi lokal melalui ratusan pelaku usaha mikro, namun masih menghadapi keterbatasan inovasi, akses teknologi, dan jejaring usaha. Kondisi ini menuntut intervensi pemberdayaan yang terintegrasi dengan peningkatan kapasitas, penguatan jejaring, serta penerapan prinsip kewirausahaan sosial. Pendekatan tersebut selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang menekankan pertumbuhan ekonomi inklusif dan komunitas berdaya. Tujuan kegiatan ini adalah merancang program pengabdian berbasis inovasi, kewirausahaan sosial, dan digitalisasi untuk memperkuat daya saing UMKM di Desa Majalengka Kulon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pengabdian kepada masyarakat yang dirancang untuk memberdayakan pelaku usaha mikro melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan jejaring berbasis komunitas. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Desa Majalengka Kulon melalui pelatihan, pendampingan, serta terbentuknya forum UMKM yang memperkuat kolaborasi dan jejaring usaha. Hasil kegiatan juga menghasilkan luaran tambahan berupa produk inovatif, media promosi digital, serta publikasi ilmiah dan populer yang memperluas akses pasar sekaligus mendorong penyebaran pengetahuan. Dalam jangka panjang, intervensi ini diproyeksikan mampu meningkatkan pendapatan mitra, memperluas jejaring bisnis, serta mewujudkan inklusivitas dengan melibatkan kelompok rentan dalam forum komunitas. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak multidimensi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals dan memperkuat daya saing serta kemandirian UMKM lokal secara berkelanjutan.
POTENSI DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN NELAYAN DI DESA SERDANG KABUPATEN BANGKA SELATAN Setiawan, Herman; Anwar, Kasful; Syafei, Yani
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v7i2.18531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemberdayaan nelayan di Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan melalui aspek sosial, ekonomi, kelembagaan, dan regulasi. Kawasan ini memiliki potensi perikanan yang kuat dengan ekosistem pesisir yang baik, meliputi hutan mangrove 215 ha dan padang lamun 42 ha sebagai habitat ikan bernilai ekonomi tinggi. Produktivitas nelayan mencapai 2,8 ton per bulan per kelompok, namun nelayan masih terkendala akses permodalan, fluktuasi harga ikan, serta keterbatasan sarana dan prasarana pelabuhan. Pemerintah daerah telah menyediakan tiga tempat pelelangan ikan dan satu balai pelatihan, tetapi pemanfaatannya rendah. Analisis MDS dan Monte Carlo menunjukkan model valid (selisih < 1; Stress < 0,15; R² > 94%). Dimensi kelembagaan paling kuat (93,5), diikuti ekonomi (71,0), sosial (61,5), dan regulasi (42,5). Bentuk diagram layang-layang menunjukkan ketimpangan antar dimensi dengan kelembagaan yang menonjol sementara regulasi masih lemah. Secara keseluruhan, pemberdayaan nelayan di Desa Serdang sangat bergantung pada sinergi antara penguatan kelembagaan masyarakat pesisir dan peningkatan efektivitas implementasi kebijakan daerah. Leverage rata-rata menunjukkan kelembagaan (7,86%) dan regulasi (7,20%) sebagai faktor utama peran keberlanjutan pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi antarinstansi, optimalisasi sarana, dan pendampingan berkelanjutan untuk pembangunan pesisir inklusif