Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN KINERJA DAN RESPONS PASAR TERHADAP SAHAM PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK DI BURSA EFEK INDONESIA Dinda Widya Kumala; Eki Indriyanti; Avier Syarif Ananta Syahbana; Danendra Bramantyo; Suparta, I Made Suparta
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.231

Abstract

This study aims to review the financial performance and market response toward the stock of PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), which is listed on the Indonesia Stock Exchange. A descriptive qualitative approach was used, employing secondary data such as financial statements, historical stock price movements, and academic references related to the agribusiness industry. The findings indicate that JPFA recorded significant increases in revenue and net income in 2024, driven by operational efficiency and effective cost control strategies. A healthy capital structure, strong liquidity, and positive operating cash flows further reinforce the company’s financial stability. From a market perspective, investor response is reflected in the growth of earnings per share (EPS) and dividends, making JPFA stock fundamentally attractive. Therefore, JPFA shares are considered to have promising investment prospects in the medium to long term.
PENGARUH BELANJA OPERASIONAL DAN BELANJA MODAL TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN DI KOTA KEDIRI Wirastiti, Melinda; Suparta, I Made
ECONOMOS Vol 6 No 01 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i01.2626

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh belanja operasional dan belanja modal terhadap distribusi pendapatan di Kota Kediri selama periode 2020–2024. Distribusi pendapatan diukur menggunakan rasio Gini sebagai indikator ketidaksetaraan, sedangkan belanja operasional dan belanja modal mewakili kebijakan fiskal daerah dalam anggaran daerah (APBD). Studi ini mengadopsi metodologi kuantitatif dan menerapkan teknik regresi linier berganda menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Neraca Keuangan Kementerian Keuangan, BPPAKD Kota Kediri, dan Satu Data Kota Kediri. Hasil estimasi menunjukkan bahwa belanja operasional dan belanja modal, baik secara gabungan maupun individual, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap distribusi pendapatan. Belanja operasional ditandai dengan kapasitas redistribusi yang terbatas, sedangkan belanja modal menunjukkan koefisien positif, yang menyiratkan bahwa peningkatan investasi publik dan belanja infrastruktur belum menghasilkan distribusi pendapatan yang lebih merata, khususnya untuk segmen berpendapatan rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa fungsi redistributif anggaran daerah Kota Kediri masih lemah dan menyoroti perlunya mengarahkan kembali pengeluaran publik ke arah intervensi fiskal yang lebih inklusif dan pro-rakyat miskin.